Banyak Gagal Tender, Progres Kegiatan Pemkot Rendah

  • Bagikan

MAKASSAR, BKM.FAJAR.CO.ID -- Progres kegiatan di lingkup Pemkot Makassar masih cukup rendah. Idealnya, memasuki semester 2 tahun 2022 ini, progres kegiatan minimal sudah berada di posisi 40 persen.


Namun, masih ada organisasi perangkat daerah (OPD) dengan progres kegiatan di bawah 10 persen.
Salah satu penyebab sehingga kegiatan lambat dikerjakan karena banyak yang gagal tender. Sehingga terpaksa harus diajukan ulang.


Ratusan program milik Pemerintah Kota Makassar menumpuk di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Makassar.
Puluhan proyek pun mengantre di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Makassar, belum ditentukan siapa pemenangnya.

Penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) menjadi kendala penggunaan anggaran.
Seperti diungkap Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Danny Pomanto. Dia mengatakan, itu merupakan sistem baru dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Karena sekarang beda seperti dulu. Begitu salah slot, tidak bisami bergerak. Langsung tidak bisa dibelanjakan," ujarnya.

  • Bagikan