Metro

Carikan Solusi Karyawan THM


DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah Makassar menanggapi permintaan dari sejumlah pengusaha agar aktivitas tempat hiburan malam (THM) kembali dibuka di masa pendemi covid-19 ini.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Nurhaldin, ada beberapa badan usaha yang menurutnya urgent untuk diberikan izin salah satunya THM. Namun yang perlu juga mendapat perhatian soal nasib karyawan yang dirumahkan akibat penutupan usaha tersebut.
“Ini juga sebenarnya yang menjadi dilema, karena kita khawatirkan soal keamanan dan kesehatan disituasi pandemi yang terus bertambah penularannya. Jika mereka buka maka akan semakin menambah angka penyebaran virus. Tapi kita juga tidak boleh tutup mata persoalan nasib karyawan mereka yang dirumahkan sudah beberapa bulan,” ungkapnya di gedung DPRD Makassar.
Selain itu, legislator Fraksi Golkar Makassar ini menegaskan, saat ini ekonomi juga tidak bisa dikesampingkan lantaran kas daerah juga lambat laun akan tercekik. Meski demikian penegakan protokol juga menjadi hal utama.
“Kalau kita di DPRD masih merekomendasikan untuk tidak membuka dulu, karena itu sudah menyalahi protokol kesehatan yang harus jaga jarak satu sampai dua meter dan berkumpul dikeramaian,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Wahab Tahir, juga mengungkapkan pemerintah Kota Makassar masih mengkaji dulu kelayakan untuk memberi izin beroperasi THM di masa pandemi yang statusnya meninggi. DPRD melalui Wakil Ketua DPRD dan Komisi D Bidang Kesra telah mengambil sikap, agar tempat tersebut sementara ini tidak dibuka.
“Keadaan kita ini mengkhawatirkan sekarang karena tingginya penyebaran covid-19. Saya meminta tidak merekomendasikan dulu hal-hal yang berhubungan tempat hiburan malam tidak dibuka jika kondisi sekarang belum memungkinkan, nasib karyawan juga harus dipikirkan pemerintah untuk dilaihkan ke yang lain,” bebernya. (ita)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.