Gojentakmapan

Kepala BPKTN Kemendag RI Nilai Harga Gula Pasir di Gowa Stabil


IST PEMANTAUAN -- Saat pemantauan harga kebutuhan pokok oleh Kepala BPKTN Kementerian Perdagangan RI di Pasar Induk Minasamaupa Gowa.

GOWA, BKM — Kepala Balai Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (BPKTN) Kementerian Perdagangan RI, Ardiansjah, melakukan kunjungan ke Kabupaten Gowa, Kamis siang (25/6).
Kedatangannya ke Gowa langsung ke Pasar Induk Minasamaupa Sungguminasa. Kedatangannya bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib, adalah untuk memastikan stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat stabil di pasaran.
Ardiansjah mengatakan, kunjungan yang dilakslukannya ini untuk memberikan kepastian harga dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat, khususnya gula pasir. ”Beberapa hari yang lalu kita sudah lakukan operasi pasar terlebih dahulu. Karena kita tahu beberapa daerah ada yang mengalami kelangkaan gula pasir dan harga pun tidak stabil. Terlebih dimasa pandemi Covid-19. Olehnya itu, kami pantau langsung di lapangan,” kata Ardiansjah saat berada di Pasar Induk Minasamaupa.
Usai melihat langsung kondisi yang ada di pasar induk ini, Ardiansjah mengakui jika sejumlah distributor, swalayan dan pedagang eceran di Gowa termasuk di dalam pasar induk menjual gula pasir dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp12.500 untuk kemasan satu kilogram.
”Harga eceran untuk gula pasir yang saya pantau di Gowa ini stabil. Tidak naik. Untuk 1 kilogram itu rata-rata pedagang menjual dengan harga Rp12.500. Walaupun ada sebagian kecil juga menjualnya Rp13.000, namun itu masih wajar,” kata Ardiansjah.
Untuk memastikan kebutuhan masyarakat mengonsumsi gula pasir, Ardiansjah mengatakan, kementerian perdagangan telah menyuplai gula pasir sebanyak 30 ton untuk Kabupaten Gowa.
”Kita sudah suplai 30 ton gula pasir untuk Kabupaten Gowa. Selain Gowa, ada dua kabupaten di Sulsel yang juga telah menerima yakni Sidrap dan Soppeng,” jelasnya.
Sementara itu, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Gowa, Andi Sura Suaib, mengatakan, kegiatan penetrasi pasar ini merupakan salah satu upaya pemerintahan untuk memantau dan menstabilkan harga kebutuhan pokok.
”Ini salah satu upaya pemerintahan menstabilkan harga kebutuhan pokok. Memang harga gula pasir pernah naik menjadi Rp19.000 perkilogram. Alhamdulillah, sejak minggu lalu harganya sudah normal menjadi Rp12.500 perkilogram,” kata Andi Sura Suaib bersama Danramil 1409-01 Somba Opu, Kapten Inf Syaiful yang ikut dalam peninjauan tersebut. (sar/mir)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.