Gojentakmapan

Kader Kotaku Gowa Jadi Narsum di Webinar Nasional KPP


9GOWA, BKM — Hadinda Daeng Bau adalah salah satu kader binaan Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) Kabupaten Gowa yang berkiprah pada KPP (Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara) Bontobiraeng, Kelurahan Katangka. Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
KPP Bontobiraeng ini berkecimpung dalam kegiatan infrastruktur air bersih yang menjadi bagian dari program Kotaku. Hadinda Daeng Bau menjadi salah satu narasumber dalam webinar nasional tentang berbagi pengalaman dengan para KPP Program Kotaku di Indonesia. Di antaranya adalah Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Tulungagung.
Dalam webinar nasional tersebut, Hadinda Daeng Bau bercerita bagaimana dia mengajak warga di Katangka untuk bersama-sama merawat dan mengembangkan kegiatan yang telah dibangun yakni KPP Bontobiraeng.
”Dalam KPP ini, iuran masyarakat dan pembinaan dari kelurahan menjadi modal untuk mengembangkan. Kami sudah ada laporan bulanan yang disampaikan setiap agenda Jumat Ibadah yang rutin kami lakukan. Disinilah kami sampaikan berapa pemasukan dan pengeluaran lalu biaya-biaya untuk bulan berjalan ini kami punya saldo sekitar 15 juta rupiah,” beber Hadinda Daeng Bau.
Hadinda Daeng Bau menjelaskan secara virtual dengan sejumlah peserta webinar lainnya bahwa saldo-saldo itu dibahas di kelompok penggunanya. ”Misal ada pembagian sembako, pemeliharaan jalan-jalan, pembelian cat, pot-pot bunga, itu diambil dari saldo KPP,” kata Hadinda.
Acara webinar nasional ini didampingi para Kepala Bappeda masing-masing kabupaten peserta selaku Pokja PKP.
Nurliah Ruma selaku Korkot Kotaku Wilayah IV Gowa, Bulukumba, Bantaeng dan Selayar, Kamis (25/6), mengatakan, kegiatan webinar nasional ini sangat tepat. Khususnya untuk saling sharing pengalaman kegiatan masing-masing daerah pengelola program Kotaku.
”Ini menandakan pelaku-pelaku Kotaku di bawah menjalankan program ini dengan telaten. Alhamdulillah, kami selaku pelaksana program Kotaku di Kabupaten Gowa berbangga atas berjalannya kelompok pemanfaat dan pemelihara program ini. Semoga virus-virus ini berimbas pada daerah lain, sehingga kita bisa mewujudkan konsistensi dan komitmen pemberdayaan masyarakat,” jelas Nurliah Ruma.
Dijelaskan Nurliah Ruma, kegiatan Infrastruktur air bersih yang dikelola KPP Bontobiraeng kelurahan Katangka ini sudah berjalan baik bahkan keanggotaannya terus bertambah. Saat ini, anggota KPP Bontobiraeng sebanyak 65 KK (lakilaki 186 jiwa dan perempuan 161 jiwa). 65 KK ini menjadi penerima manfaat air bersih yang dilakukan KPP. Sarana air bersih ini pun telah dinikmati warga setempat dengan sistem iuran.
Pembangunan sarana air bersih berupa bak besar penampungan dan menggunakan sumur bor ini terbangun dengan back up anggaran pembangunan sarana air bersih BPK Kotaku sebesar Rp321.307.000 ditambah swadaya masyarakat berupa tanah dan kumpulan uang tunai sebesar Rp17.785.000. (sar/mir)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.