Headline

Nasdem Usung Danny-Fatma, PDIP Undang Dilan


IST REKOMENDASI -- Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem H Ahmad Ali memegang rekomendasi untuk pasangan pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi. Penyerahan rekomendasi berlangsung di kantor DPP PDIP, Rabu (24/6), disaksikan Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif.

MAKASSAR, BKM — Kandidat yang akan berpasangan di pemilihan wali kota (pilwali) 9 Desember mendatang mulai mengerucut. Partai pengusung telah mengelus kandidat yang akan diduetkan.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem salah satunya. Partai besutan Surya Paloh ini telah menyerahkan rekomendasi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi di Jakarta, Rabu (24/6).
Rekomendasi diserahkan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem H Ahmad Ali. Disaksikan Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif.
“Partai Nasdem resmi mengusung pasangan Pak Danny-Ibu Fatma di pilwali Makassar,” ujar Syaharuddin Alrif, kemarin.
Rekomendasi DPP Nasdem kepada Danny untuk berpasangan dengan politisi Nasdem Fatmawati Rusdi berdampak terhadap Partai Golkar. Ujungnya, posisi Danny akan dievaluasi oleh Golkar.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai, menyatakan Golkar masih percaya dengan komitmen Danny Pomanto.
“Partai Golkar masih percaya dengan Pak DP (Danny Pomanto). Saya yakin Pak DP komitmen dengan komunikasi politik yang selama ini terbangun dengan pihak Partai Golkar,” kata Risman, Rabu (24/6).
Menurut Risman, mengusung Danny di pilkada Makassar bukan perkara mudah bagi Partai Golkar. Tapi itu keputusan DPP Partai Golkar. Karenanya, sampai saat ini pihaknya masih yakin dengan usungan Golkar, yakni Pak Danny.
Apalagi penyerahan surat tugas kepada Danny, kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Sinjai tersebut diserahkan langsung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.
“Jadi apa yang beredar di publik belum final. Apalagi isunya mereka satu partai,” jelasnya.
Karena itu, lanjut Risman, pihaknya masih menunggu apa yang telah disepakati antara Danny dan Golkar terkait pilwali 2020.
Dijelaskan Risman, banyak hal yang sudah terbangun antara DP dan Golkar. Termasuk banyak hal yang sudah dibicarakan. Sehingga bila Danny mengabaikan semua itu, maka risiko politiknya sangat mahal.
“Apalagi belum ada pembicaraan kepada kami, baik secara personal Danny maupun secara kelembagaan koalisi,” urainya.
Pergolakan politik jelang pilkada Makassar masih dinamis dan pertarungan belum selesai. “Gim ini masih berlangsung. Kami masih percaya beliau mampu menjaga komitmen dengan kami. Santai saja, Belanda masih jauh,” kata Risman.
Ia kemudian menambahkan, dalam perpolitikan semua serba dinamis, sehingga pihaknya mencoba mengingatkan saja kepada DP bahwa Golkar sudah memberi karpet emas.
“Jangan ciderai semua ini. Saya yakin Pak Danny bukan bidak-bidak catur yang gampang dimainkan. Beliau orangnya mandiri dalam berpolitik,” jelasnya.

PDIP Panggil Dilan

DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah melayangkan surat kepada bakal calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI dan dr Fadli Ananda. Bakal pasangan yang kini identik dengan akronim Dilan.
Surat tersebut berupa undangan untuk hadir di kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (28/6). Surat yang ditandatangani Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto dengan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto untuk agenda konsolidasi organisasi persiapan pilkada serentak tahun 2020 dan komitmen calon kepala daerah.
Surat DPP PDIP juga ditembuskan kepada ketua DPD PDIP Sulsel serta ketua DPC PDIP Kota Makassar.
Deng Ical, panggilan akrab Syamsu Rizal bersama dr Fadli lantas menggelar pertemuan tertutup dengan elite PDIP Sulsel, Rabu (24/6). Di antaranya Ketua Dewan Penasihat Andi Ansyari Mangkona, Sekretaris DPD Rudy Pieter Goni (RPG), anggota DPRD Suslel Risfayanti Muin dan Wakil Ketua DPC PDIP Makassar Raisul Jaiz.
RPG membenarkan adanya pertemuan dan undangan untuk Deng Ical dengan dr Fadli guna menghadiri acara di DPP PDIP ke Jakarta.
Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Makassar Andi Suhada Sapaile mengatakan belum ada hasil yang diputuskan DPP PDIP. Sebab usulan nama yang disedorkan ada dua, yaitu Ramdhan Pomanto dan Syamsul Rizal.
“Belum ada yang final, karena semua nama yang kami usulkan masih di DPP. Cuma itulah yang saya bilang, sebelum ada rekomendasi, kami merasa itu belum final,” terangnya, Rabu (24/6).
Mencuatnya nama paslon Dilan yang bakal diusung PDIP untuk bertarung di pilwali belum mendapat rekomendasi dari DPP. Sebab disebut nama sosok Danny Pomanto juga turut disorong.
“PDIP tetap bakal mengusulkan kadernya sebagai calon wakil wali kota. Ini adalah kompensasi politik. Siapapun yang mau mengendarai PDIP harus mau berpaket dengan kader,” ujarnya.
Mengenai usulan nama Fadli yang didorong maju sebagai wakil bukanlah opsi tunggal. “Kami punya kader itu ada beberapa diusulkan. Seperti Fadli Ananda, Onasis dan Yagkin Padjalangi,” tuturnya. (ita)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.