Headline

Lapas Wanita Tertinggi Positif Covid di Gowa


GOWA, BKM — Jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Gowa kini mencapai 394 orang. Angka tersebut berdasarkan data Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa hingga Selasa malam (23/6) pukul 20.00 Wita.
Jumlah ini sangat signifikan, melihat komposisi naiknya ODP (orang dalam pemantauan) sebanyak 540 orang dan PDP (pasien dalam pengawasan) 292 orang. Kecamatan Pattallassang berkontribusi besar terhadap kasus positif tersebut.
Tingginya kasus corona di Pattallassang disokong oleh paparan virus di lingkup Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bollanggi. Tercatat sudah ada 110 warga binaan yang dinyatakan positif terpapar. Jumlah tersebut menghampiri angka positif di Kecamatan Pattallassang sebanyak 118 kasus. Bagi yang terinfeksi namun tanpa gejala, dikarantina di hotel di Makassar. Sementara yang positif dan memiliki gejala dievakuasi ke Rumah Sakit Dadi, Makassar.
Angka kasus positif di lapas yang berlokasi di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallasang, ini cukup memprihatinkan. Karena 110 napi terpapar hanya dalam rentang waktu dua pekan di bulan Juni 2020.
Bahkan, dalam kurun waktu enam hari saja, tercatat ada pertambahan 19 orang. Sepekan lalu, tepatnya 18 Juni, jumlah napi positif tercatat 91 orang.
“Iya, sekarang jumlah terpapar covid-19 di Lapas Wanita sudah menjadi 110 orang. Ini semua positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR terhadap warga binaan,” kata dr Gaffar selaku penanggung jawab Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa, Rabu (24/6).
Dijelasna dr Gaffar, 110 napi wanita tersebut telah dievakuasi semuanya. Sementara sebanyak 134 napi lainnya yang juga telah menjalani pemeriksaan swab PCR, hasilnya negatif.
“Meski negatif swab, ke 134 warga binaan ini tetap diobservasi. Bila ada yang bergejala maka akan diswab ulang. Saat ini hasil swab mereka sudah keluar. Jika ada diantara mereka bergejala klinis, maka akan diswab lagi 14 hari kemudian,” jelas dr Gaffar yang juga Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Gowa.
Ditambahkannya, swab PCR ini akan terus dilakukan sepanjang 134 napi wanita yang awalnya negatif terlihat ada gejala klinis. “Jadi swab kembali ini sebagai bentuk pengawasan tim gugus tugas. Swab ini bukan hanya dilakukan pada kalangan napi Lapas Wanita, tapi secara umum dilakukan pada titik-titik rawan lainnya di masyarakat,” jelas Gaffar, yang menyebut update terbaru data covid-19 Gowa disampaikan pada pukul 20.00 Wita.
Wakil Ketua DPRD Gowa Andi Tenri Indah, mengatakan situasi saat ini cukup dilematis. Di satu sisi pandemi perlu penanganan serius. Di sisi lain ada aturan yang perlu ditaati bersama, khususnya dalam lembaga pemasyarakatan.
”Saran saya, sementara ini kita terapkan saja dulu protokoler kesehatan bagi napi yang masih ada di dalam lapas. Misalnya, kalau bisa kita sediakan stok masker dan rutin mencuci tangan. Nanti kami coba bantu diskusikan dengan teman-teman yang lain di DPRD sekiranya ada solusi yang dapat diberikan,” kata legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini. (sar)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.