Headline

10 Persen Pendaftar PPDB Non Zonasi Tertolak


BKM/CHAIRIL PROTOKOL KESEHATAN-Panitia PPDB di SMAN 1 Makassar menerapkan protokol dalam proses pendaftaran, Rabu (24/6). Menjelang berakhirnya pendaftaran jalur non zonasi, sebanyak 10 persen pendaftar SMA di Sulsel tertolak dengan berbagai sebab.

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 10 persen pendaftar pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Sulsel untuk jalur non zonasi jenjang SMA tertolak. Rerata karena tidak melengkapi berkas pendaftaran.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah membuka PPDB jalur non zonasi untuk jenjang SMA sejak 22 Juni lalu. Jalur ini dijadwalkan berakhir pendaftarannya pada 26 Juni. Non zonasi ini meliputi jalur afirmasi, prestasi akademik, prestasi non akademik, dan perpindahan orang tua.
Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Sulsel Sabri mengatakan, para siswa yang mendaftar melalui jalur ini telah ada yang tertolak. Jumlahnya mencapai 10 persen dari jumlah pendaftar.
Namun Sabri masih enggan membeberkan berapa jumlah keseluruhan peserta yang sudah mendaftar. Alasannya, karena pihaknya belum mendapatkan data dari semua sekolah.
“Kita belum dapat data jumlah yang sudah melakukan pendaftaran. Dari hari pertama sampai sekarang belum dapat data. Masih berproses semua,” katanya.
Ada beberapa alasan mengapa pendaftar bisa sampai tertolak. Antara lain karena berkas yang dikumpulkan para peserta tidak lengkap. Seperti rapor yang dikirim hanya terlihat stempel sekolahnya. Sementara tanda tangan dari pihak sekolah tidak terlihat.
“Jadi ada beberapa memang ditolak, karena tidak lengkap berkasnya. Misalnya raport, hanya distempel tapi tidak muncul tandatangannya, maksudnya tanda tangan sekolah. Karena biasanya sepotong saja discan,” ungkap Sabri.
“Makanya, yang tertolak bisa sampai 10 persen. Tapi diminta tetap pihak sekolah memberikan informasi itu di web,” tambahnya.
Kuota PPDB untuk jalur non zonasi ini sebesar 50 persen dari total siswa yang mendaftar. Rinciannya, kuota jalur prestasi akademik sebesar 25 persen, prestasi non akademik 5 persen, perpindahan orang tua 5 persen, dan afirmasi 15 persen.
Sementara kuota untuk jalur zonasi sebesar 50 persen. Pendaftaran PPDB jalur zonasi sendiri direncanakan dimulai dari 29 Juni 2020. (nug)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.