Bisnis

Pemerintah Siapkan Rp753 Untuk PSR


PANEN -- Seorang petani saat sedang memanen buah sawitnya.

JAKARTA, BKM — Sebanyak Rp753 miliar anggaran disiapkan pemerintah untuk program peremajaan sawit rakyat (PSR). Demikian disampaikan Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, di sela rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI membahas rencana kerja anggaran tahun 2021.
Menurut Airlangga, anggaran ini akan digunakan untuk program replanting sawit 30.162 hektare. Sampai dengan Desember 2019, penyaluran dana PSR sudah mencapai Rp2,47 triliun dengan luas lahan 98.935 hektare.
Adapun dalam rencana kerja di 2021, ditargetkan percepatan perluasan PSR seluas 540.000 hektare dari tahun 2020-2022. Selain itu, dalam paparannya disebutkan bahwa ada tambahan dana hibah PSR dari Rp25 juta per hektare menjadi Rp30 juta per hektare.
”Sehingga tentu sawit-sawit yang selama ini sekolah di lembaga pembiayaan, ini bisa keluar sekolah untuk dibiayai lebih murah lagi. Ini akan membantu agar sertifikat mereka yang sudah sekolah ini pulang dulu. Karena sawit rakyat sudah tidak bisa di-replanting. Ya pindah sekolah lah,” kata Airlangga.
Disampaikan, kabar bahwa sawit Indonesia bakal mendapat tempat promosi di Olimpiade Tokyo. Airlangga menegaskan, penyelenggaraan Olimpiade tersebut mengakui adanya sertifikasi ISPO.

”Olimpiade Tokyo sudah mengakui sertifikasi ISPO Indonesia. Sehingga ini dampaknya bisa luar biasa. Kelapa sawit bisa mensponsori Olimpiade dan ini bisa menjadi kampanye kita di dunia internasional. Karena negara-negara lain termasuk Eropa mengakui standar ISPO,” katanya.
Dalam paparan Airlangga, dijelaskan bahwa pada 2021 pihaknya juga menargetkan percepatan sertifikasi ISPO, khususnya untuk pekebun. Selain itu dia juga ingin mempercepat keberterimaan ISPO di pasar global.Target di 2021, pihaknya juga menyiapkan mandatori sertifikasi ISPO untuk perkebunan seluas 5,7 juta hektare ditahun 2026. (int)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.