Politik

Lorong Garden Ternyata Program Keliru


IST Batara Surya

PAKAR Pakar Planologi atau Perencanaan Tata Ruang dan Wilayah Prof Dr Ir Batara Surya, M.Si, menyebut program Lorong Garden era mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny) sebagai implementasi yang keliru dari konsep urban farming.
Itu disampaikan guru besar Universitas Bosowa ini dalam diskusi bertema ‘Bedah Program Tata Kota dan Perumahan Rakyat Pasangan Marhaban’ di Café Respublica, Pettarani, Rabu (17/6).
“Menerjemahkan urban farming. Ada dua konteks, ada skala kawasan dan rumah tangga. Jadi memperbaiki lorong, lalu menanam cabe dan tomat di atas saluran drainase, itu implementasi yang keliru,”ujar Prof Batara.
Menurutnya, Urban Farming seharusnya tidak memanfaatkan lorong yang merupakan jalur transportasi publik. Urban Farming akan lebih bermanfaat jika masyarakat memanfaatkan ruang di rumah masing-masing untuk bertani.
“Urban farming tidak menggunakan media tanah. Bisa rumah penduduk yang digunakan. Jadi ada dalam implementasi yang kita lakukan, bukan pada posisinya, sehingga tidak menyelesaikan masalah,” cetus Batara.
Dalam kacamatanya sebagai akademisi, Batara menilai seorang wali kota seharusnya tidak perlu mengejar banyak keberhasilan semu. Cukup membenahi masalah-masalah krusial yang pokok, maka sistem tata kota akan menjadi lebih baik.
“Makassar masalah utamanya adalah di pengendalian pemanfaatan ruang. Ini yang perlu dibenahi ke depan. Keberhasilan seorang walikota sebenarnya tidak perlu terlalu banyak. Cukup mampu menyelesaikan masalah transportasi, minimal mengurangi kemacetan. Kedua, mampu mengurangi masalah banjir. Ketiga, mampu menangani pemukiman kumuh. Keempat, mengurangi jumlah masyarakat miskin dan mampu menyiapkan perumahan yang layak,”jelasnya. (rif)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.