Politik

Jangan Coba-Coba Ganggu Pancasila


Dr Ajiep Padindang

MENCUATNYA usulan sebagian fraksi dari DPR RI untuk membuat RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), sudah diduga akan menuai banyak kritik, termasuk anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) MPR RI asal Sulsel Dr H Ajiep Padindang, SE MM.
“Saya sudah menduga akan ribut. Karena itu melalui group anggota DPD RI, saya membuat daftar persetujuan penolakan pembahasan RUU HIP dan dalam jangka waktu 2 hari, terdapat lebih 80 dari 136 anggota DPD RI setuju. Saya juga memprakarsai dukungan anggota DPD RI pada tanggal 11 juni yang lalu agar Pimpinan DPD RI menyampaikan sikap pada DPR RI dan pemerintah agar membatalkan pembahasan RUU HIP, sebab akan menjadi sumber keributan yang bakal menurunkan imun seseorang dan bangsa ini ditengah2 tekanan pandemi Covid 19,”ujar Ajiep, Rabu (17/6).
Menurut mantan Ketua Komite IV DPD RI ini, mulai dari definisi tentang pengertian Haluan Ideologi Pancasila sampai sejumlah pasal, terutama pada konsideran mengingat, akan bisa diperdebatkan. Seakan-akan mau merumuskan ulang Pancasila atau menggunakan satu rumusan dari satu tokoh saja, pada hal 5 sila dalam Pancasila, merupakan rumusan bersama yang dibahas sangat alot oleh tokoh-tokoh bangsa sejak 1 Juni hingga penetapan UUD 1945 tanggal 18 Agustus 1945.
“Kami anggota MPR RI, punya tugas mensosialisasikan penghayatan dan pengamalan Pancasila setiap saat,” kata Ajiep yang kini tercatat sebagai Wakil Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI.
Ajiep menegaskan, mendukung pernyataan MUI, NU, Muhammadiyah dan semua pihak yang menolak RUU HIP. ” Pokoknya kami tolak, bukan tunda. Istilah penundaan oleh pemerintah, itu sangat politis,”pungkas Ajiep yang meminta Baleg DPR RI yang memperakarsai usulan RUU HIP ini untuk menghentikan pembahasan agar imun diri dan imun bangsa tidak terganggu. (rif)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.