Bisnis

LazisMu Sulsel Launching Program Ketahanan Pangan


Bagikan 4.099 Paket

BAGIKAN PAKET -- Pembagian paket LazisMu se-Sulsel di Poltekes Makassar, kemarin.

MAKASSAR, BKM — Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah LazisMu Sulawesi Selatan melauching program Ketahanan Pangan untuk melawan Covid-19. Launching yang berlangsung pada Selasa (19/5) juga dirangkaikan pembagian 4.099 paket kebutuhan pokok di Kampus Politeknik Kesehatan (Poltekes) Makassar.

Memasuki hari ke-26 Ramadan, dengan kondisi adanya pandemi Covid-19, LazisMu se-Sulawesi Selatan terus berupaya memberikan pelayanan sosial dengan membagikan 4.099 paket ketahanan pangan selama Ramadan. Paket ini terdiri dari beberapa kebutuhan pokok. Kami menyasar mereka yang terdampak Covid-19, yaitu masyarakat pekerja informal terdampak Pemutusan Hak Kerja (PHK), dirumahkan, serta fakir dan miskin,” kata Ahmad Hunain, Manager Area LazisMu, di sela acara pembagian paket tersebut.
Selain itu, kata Ahmad, paket ini juga diberikan kepada beberapa mahasiswa yang masih berada di Makassar dan tidak dapat kembali ke kampung halaman. Pembagian paket Ramadan dilakukan sesuai standar protokol kesehatan yang berlaku.
Lanjut Ahmad Hunain mengatakan, program ketahanan pangan ini dilakukan serentak secara nasional di seluruh Indonesia. ”Semetara kami LazisMu se-Sulawesi Selatan sendiri sampai saat ini dari data yang masuk kami akan menyalurkan sebanyak 4.099 paket ketahanan pangan. Ini masih data sementara dari 11 LazisMu kabupaten dan kota yang masuk, terdiri dari Parepare, Sinjai, Gowa, Bulukumba, Wajo, Sidrap, Pangkep, Pinrang, Soppeng, dan Makassar.
”Jadi selama pandemi, ada berbagai program yang telah kami lakukan. Mulai dari bantuan modal UMKM, berbagi takjil, berbagi masker, dan pelayanan pemeriksaan kesehatan,” jelas Ahmad.

Salah satu warga penerima manfaat paket ketahanan pangan, Syarifuddin Daeng Liwang, menuturkan, paket bahan pokok ketahanan pangan ini telah diterimanya. ”Alhamdulillah, paketnya sudah kami terima. Selama masa pandemi Covid-19 ini, kami sebagai pekerja non formal mengalami penurunan pendapatan. Sehingga sulit tuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk itu, adanya paket ini sangat membantu bagi keluarga kami yang ada dirumah,” tutupnya. (mir)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.