Headline

Tak Lagi PSBB, Macet Total di Gowa


IST MACET TOTAL-Suasana di Usman Salengke, Sungguminasa yang macet total pukul 11.00 Wita.

GOWA, BKM — Kemacetan parah kembali terjadi di Gowa, Senin (18/5). Pemandangan tersebut berlangsung sehari setelah dihentikannya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Salah satu akse yang ramai adalah Jalan Usman Salangke, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu. Persimpangan yang menghubungkan lima jalur utama ini mengalami kemacetan total hingga sejam lamanya.
Macet membuat arus lalulintas di jalur tersebut lumpuh. Ribuan kendaraan berbagai jenis terjebak tak bisa maju maupun mundur. Mulai dari persimpangan Jalan Usman Salengke-Jalan Sirajuddin, Jalan Habibu Kulle (belakang Museum Istana Balla Lompoa) hingga ke perempatan Jalan Malino, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Andi Tonro, Jalan Usman Salengke.
“Tidak tahu ini apa yang menyebabkan macet di bagian depan sana, dekat gerbang barat Pasar Induk Minasamaupa. Lamama terjebak di sini di depanna kantor Pengadilan Negeri Sungguminasa,” ujar Riswan Dg Rani, salah seorang pengguna sepeda motor yang terjebak macet.
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan yang dikonfirmasi, Senin petang mengatakan, terjadinya kemacetan besar siang hari harus dimaklumi. Hal itu mengingat ini merupakan hari pertama mereka bisa melakukan aktivitas pasca berakhirnya PSBB.
“Kemacetan terjadiny karena banyak masyarakat yang keluar. Namun pihak satlantas telah mengantisipasinya dan sesegera mungkin mengurai kemacetan yang terjadi. Kita pahami, apalagi saat-saat ini jelang lebaran Idul Fitri banyak masyarakat yang keluar mencari kebutuhan lebaran. Hanya saja, ini terkesan masyarakat melupakan social dan physical distancing,” jelas AKP Mangatas Tambunan.
Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan usai memimpin apel besar penutupan PSBB di halaman kantor Pemkab Gowa pukul 15.00 Wita, pihaknya telah memutuskan untuk tidak memperpanjang pelaksanaan PSBB dengan beberapa pertimbangan. 
Walaupun tidak memperpanjang PSBB, namun kata Bupati Gowa, pemkab tetap berkomitmen untuk melakukan penanganan mencegah penularan virus corona atau covid-19.
Adnan mengimbau masyarakat luas agar tetap menggunakan masker, jaga jarak, tidak berkontak atau bersalaman dengan siapapun juga serta rajin mencuci tangan. Adnan juga mengingatkan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup pemkab untuk melakukan edukasi kepada jajaran di lingkungan masing-masing guna tetap mengikuti protokol kesehatan.
“Jadi mulai sekarang dari kantor masing-masing, di ruangan masing-masing harus diatur jaraknya. Kenapa saya katakan seperti ini? Karena kita harus mulai dari sekarang mengantisipasi penyebaran virus ini,” ujar Adnan.
Imbauan ini tetap dipertegas, mengingat dalam waktu dekat ini Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negera Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan kembali menormalkan aktivitas perkantoran pada 9 Juni 2020.
” Oleh karena itu, jalan satu-satunya untuk bisa memproteksi diri kita dan keluarga, yaitu yang pertama jaga kesehatan dengan tetap mengonsumsi makanan yang bergizi dan vitamin, aktif berolahraga kembali dan disiplin,” tandasnya.
Penekanan ini juga untuk masyarakat secara umum, agar tetap menjaga jarak dan tidak bersentuhan fisik dengan siapapun yang bisa saja menjadi pembawa virus dan kemudian menyebarkannya.
Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola di lokasi apel menekankan sama. Dikatakannya, meski tidak lagi diberlakukan PSBB, namun masyarakat, khususnya pengguna jalan wajib mematuhi imbauan pemerintah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Apel bersama yang digelar di Baruga Karaeng Galesong kantor bupati Gowa turut dihadiri unsur Forkompimda serta beberapa pejabat utama di tiap instansi terkait lainnya. Turut hadir seluruh personel pengamanan yang terdiri dari personil Riders 700, Brimob Polda Sulsel, Polres Gowa, Satpol PP dan sejumlah peleton organisasi masyarakat yang ikut terlibat dalam menyukseskan pengamanan PSBB selama 14 hari, 4-17 Mei 2020. (sar)

Komentar Anda




Comments
To Top
.