Headline

Pembunuhan Sepupu Diduga Bermotif Asmara


BKM/RUSDI NASARUDDIN DIAMANKAN-Suardi, tersangka pembunuhan diamankan di Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Senin (18/5).

BARRU, BKM — Jarum jam menunjuk pukul 06.30 Wita, Senin (18/5). Situasi di Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru yang awalnya tenang, tiba-tiba heboh. Sesosok mayat lelaki ditemukan bersimbah darah dengan 11 luka tusukan di tubuhnya.
Korban bernama Rusmin (40) alias Cambang. Mayatnya tergeletak di areal kebun yang ditanami kacang. Dugaan sementara, kasus pembunuhan ini bermotif asmara. Korban diduga pernah terlibat hubungan terlarang dengan istri pelaku. Dendam yang tersimpan akhirnya dilampiaskan.
Mahi, tetangga kebun korban memberi kesaksian atas peristiwa ini. Ia menuturkan, sekitar pukul 23.00 Wita, Minggu (17/5), dirinya mendengar suara pembicaraan dua orang. Satu di antaranya tiba-tiba bersuara dengan nada tinggi.
”Kenapa kamu begitu sekali. Kau bunuh saya kalau begitu,” ujar Mahi menirukan dialog yang didengarkannya dari rumah kebun milik korban.
Meski mendengar suara tersebut, Mahi tak berani keluar sekara untuk melihat apa yang terjadi. Barulah pada hari Senin pagi ia keluar dari rumah kebunnya. Mahi memanggil nama korban Ruslim alias Cambang. Namun tak ada sahutan.
Dia pun berjalan menuju rumah kebun Cambang. Jaraknya sekitar 100 meter dari rumah kebun Mahi. Ia bermaksud untuk mencari korban.
Alangkah kagetnya ketika mendapati sesosok mayat yang sudah tergeletak bersimbah darah dan sudah tak bernyawa. Korban mengalami luka robek, lubang dan menganga yang diperkirakan akibat tusukan senjata tajam jenis badik. Mahi kemudian berlari ke rumah kepala dusun untuk melaporkan apa yang baru saja dilihatnya.
Menurut keterangan anak korban bernama Hendra (19), ia bertemu dengan Rasni (31). ”Dia bilang, Hendra tolong sampaikan kepada Selli (sepupu korban), kalau Suardi yang menikam Rusmin,” tutur Hendra.
Suardi yang diduga menikam korban disebutkan warga Dusun Topporeng, Desa Nepo. Antara korban dengan terduga pelaku masih punya ikatan kekerabatan sebagai sepupu.
Kapolres Barru AKBP Welly Abdillah yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Sainuddin, membenarkan peristiwa pembunuhan yang menewaskan seorang warga.
“Pelaku sudah diamankan di Polres Barru untuk dilakukan proses penyelidikan. Saat ini masih menjalani pemeriksaan. Beberapa saksi juga sementara kita periksa untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Sainuddin. (udi/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.