Gojentakmapan

Mentan Bersama Petani Maros Tanam Padi


MAROS, BKM — Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), H Syahrul Yasin Limpo, melakukan penanaman padi bersama petani Maros, siang kemarin. Penanaman padi yang dilakukan langsung Mentan dalam rangka program percepatan penanaman padi yang dicetuskan Kementrian Pertanian RI.
Usai melakukan penanaman padi, mantan gubernur Sulsel dua periode yang ditemui wartawan menjelaskan, selain turun langsung melakukan penamanan, kedatangannya langsung bertatap muka dengan petani di Maros. Yakni untuk memastikan ketersediaan pangan serta kesiapan pangan di seluruh Indonesia, dalam menghadapi dinamika masa Covid dan masa kekeringan yang tidak lama lagi.
”Kami ingin semuanya harus siap menghadapi dinamika masa Covid. Termasuk masa kekeringan. Maka hari ini kami datang untuk memastikan ketersediaan pangan dasar kita, khususnya beras. Bahan ini harus terus tersedia selama musim kering,” jelasnya.
Dia menjelaskan, pihaknya melihat langsung di Sulsel, khususnya di Kabupaten Maros, pemerintah setempat dan kelompok tani bersungguh-sungguh melakukan percepatan penanaman.
”Kita sudah selesai musim tanam pertama. Dan kita akan segera masuk pada musim kering. Tapi masih ada sisa hujan dibulan Mei menuju Juni yang dimanfaatkan orang Sulsel dengan sangat baik. Ini merupakan langkah yang baik dan perlu diapresiasi dengan baik,” jelasnya.
Dalam kondisi tersebut, Syahrul berharap, 55,6 juta hektar lahan persawahan mampu ditanami. Jika ini bisa menghasilkan dengan baik, maka kemampuan hasil pertanian petani jika dikali 7 ton, itu sangat besar untuk pangan.
”Sehingga dengan Ridho Allah semua akan berjalan dengan baik. Tidak ada bencana dan malapetaka. Insya allah ini akan tercapai maksimal,” terangnya.
Secara khusus, Syahrul berharap, Kabupaten Maros bisa menjadi lumbung pangan terbaik. Apalagi kata dia, Kabupaten Maros memiliki balai penelitian, dan petani di Maros sudah terbiasa dengan IP 200, IP300.
”Tadi kami sudah ada kesepakatan antaran wakil bupati dan Dinas Pertanian provinsi untuk mempercepat IP300nya. IP300 ini tahan 3 kali. Jadi kita akan menggenjot penanaman padi IP300 sebanyak 3.000 hektare,” bebernya. (ari/mir/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.