Headline

Sekeluarga Diungsikan Sementara, Buka Puasa dan Sahur Disiapkan


Kodam XIV/Hasanuddin Perbaiki Gubuk Warga Miskin

MAKASSAR, BKM — Saling membantu dalam suasana bulan Ramadan di tengah pandemi, ditunjukkan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin. Warga miskin yang kondisinya memprihatinkan mendapat perhatian khusus dari Pangdam Mayjen TNI Andi Sumangerukka.

SEBUAH gubuk di RT 5/RW 7, Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Pasangan suami istri Basri Dg Sialle dan Kumala Dg Ratu adalah penghuninya. Sehari-harinya bekerja sebagai pabentor.
Kediaman keluarga ini tampak tak layak huni. Tidak ada dinding dengan atap seadanya. Ukurannya 6×10 meter dan tanpa teras. Sementara di kiri dan kanannya berupa rumah permanen yang kondisinya cukup bagus.
Keadaan pasutri ini terpantau oleh petugas Babinsa setempat. Dia pun menyampaikan ke pimpinannya.
Pangdam Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang mengetahui hal itu, langsung datang ke lokasi. Ia membawa serta bantuan sembako. Turut mendampingi Kazidam XIV/Hasanuddin Kolonel CZI Muhammad Said.
Melihat kondisi gubuk tersebut, pangdam langsung memerintahkan Kazidam untuk bergerak membangun rumah keluarga ini menjadi lebih baik. Bahkan, Mayjen Andi Sumangerukka memberi jangka waktu tiga minggu untuk menyelesaikannya.
”Berapa lama Zidam bisa bangun rumah ini,” tanya Pangdam kepada Kazidam. “Siap, satu bulan,” jawab Kazidam.
“Tiga minggu, bisa tidak?” ucap Mayjen Andi. “Siap, bisa!” jawab Kazidam dengan penuh percaya diri.
Gerak cepat Kazidam XIV/Hasanuddin KoloneI Czi Muhammad Said pun dilaksanakan. Sejumlah prajurit dari Batalyon Zeni Tempur 10/Sakti Mandra Guna dikerahkan untuk melakukan pembongkaran rumah.
Tahap pembersihan dan pemasangan pondasi pun dilakukan oleh para prajurit TNI AD yang memiliki keahlian dalam kontruksi bangunan tersebut, Minggu (17/5).
Keluarga Dg Sialle bersama istri dan anak-anaknya untuk sementara diungsikan ke tempat penampungan di gedung TK Kartika milik Yayasan Kartika Jaya pimpinan Ny Arinta Andi Sumangerukka, istri Pangdam.
Tempat penampungan tersebut disiapkan pangdam untuk para tuna wisma, seperti tukang becak, pemulung dan juru parkir yang terimbas covid-19 yang mengharuskan tinggal di rumah dan pelaksanaan PSBB Kota Makassar.
Segala kebutuhan sehari-hari, seperti keperluan mandi, handuk dan tempat tidur disiapkan selama menghuni tempat penampungan sampai rumah istri Dg Ratu tersebut selesai dibangun. Makan sahur dan buka puasa dikirim setiap menjelang sahur dan buka puasa. Termasuk disiapkan dispenser yang bisa membuat minuman kopi dan teh. (*/rus)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.