Gojentakmapan

44 Karyawan di Gowa di PHK


GOWA, BKM — Selama pandemi virus Corona atau Covid-19, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gowa (Disnakrtrans) mendata sebanyak 44 orang karyawan di beberapa perusahaan di Gowa di-PHK atau dikena pemutusan hubungan kerja.
Selain di-PHK, sebanyak 373 karyawan dirumahkan.

”Itu data karyawan yang dirumahkan dan di-PHK selama pandemi Corona di Gowa,” kata Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Gowa, Salehuddin, saat dikonfrimasi, Sabtu (16/5).

Dikatakan Salehuddin, data para karyawan yang dirumahkan dan di-PHK ini sudah dilaporkannya kepada Pemprov Sulsel untuk diserahkan ke pusat.
Hal ini dilakukan Disnakertrans Gowa, sebagai langkah antisipasi nasib para karyawan yang terdampak virus Corona tersebut.
Sejak awal terindikasi virus corona di Gowa kita sudah antisipasi karyawan yang dirumahkan dan di-PHK. Kita sudah data dan data-data tersebut kita kirimkan ke pusat dan provinsi sebagai laporan,” kata Salehuddin.

Sebagai langkah penanganan, kata Salehuddin, maka karyawan yang di-PHK ini oleh pemerintah diprioritaskan untuk menerima kartu prakerja berdasarkan kebijakan Kemenaker. 

Sementara untuk karyawan yang dirumahkan, hanya istirahat sementara dan tetap digaji. ”Bagi mereka yang dirumahkan, mereka masih tetap digaji sesuai kesepakatan karyawan dan perusahaan dan masih berpeluang masuk kerja lagi,” jelas Kadis Nakertrans Gowa. (sar/mir)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.