Gojentakmapan

2.364 Pedagang di Gowa Sudah Rapid Test


20 Orang Reaktif

IST RAPID TEST -- Suasana rapid test di Pasar Balang-balang, Kecamatan Bontomarannu pada hari kedua.

GOWA, BKM — Hingga hari kedua pelaksanaan rapid tes massal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, sebanyak 2.364 pedagang dari delapan pasar di Gowa, sudah menjalani rapid test.
Dari jumlah itu, bukan hanya pedagang, tapi juga pengunjung pasar maupun juru parkir pasar.

Dari 2.364 penghuni pasar ini secara rinci, pada hari pertama pada lima pasar di lima kecamatan sebanyak 907 pedagang yang ikut dirapid test dengan temuan dua orang reaktif (satu di Pallangga dan satu lagi di pasar Sungguminasa).

Sementara hari kedua yang dilakukan Rabu (13/5), sebanyak 1.457 orang pedagang yang dirapid test meliputi para pedagang, pengunjung, maupun juru parkir pasar yang tersebar di Kabupaten Gowa. Dari hasil rapid test hari kedua ini ditemukan 18 pedagang reaktif.

Sebanyak 1.457 orang pedagang pasar tersebar di Pasar Limbung dan grosir di Bajeng 196 orang, Pasar Rappokaleleng dan grosir 238 orang, Pasar Moncobalang Barombong 235 orang, Pasar Balang-balang Bontomarannu 240 orang, Pasar Induk Minasa Maupa 282 orang, Pattallassang lanjutan 31 orang dan Pallangga lanjutan 235 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, Hasanuddin, mengatakan, hasil reaktif masyarakat itu adalah mereka yang beraktivitas di Pasar Minasa Maupa Sungguminasa. ”Hari kedua ini kita menyasar tujuh pasar yang tersebar di beberapa kecamatan, dan ditemukan 18 yang reaktif yaitu di Pasar Minasa Maupa Sungguminasa, masing-masing 16 pedagang, 1 pengunjung dan 1 juru parkir,” katanya.

Terkait 18 masyarakat yang reaktif, kata Hasanuddin, sebanyak 13 orang telah dilakukan tes swab dan disarankan untuk segera diisolasi di Hotel Harper Makassar.
”Protokol kesehatan kan seperti itu. Jika hasil reaktif pada rapid maka akan langsung dilakukan tes swab dan dilakukan isolasi,” jelas Hasanuddin.

Sementara untuk hari ketiga, Kamis (15/5) ini, rapid test menyasar penghuni Pasar Katangka, Pedagang sore Desa Bone, Pasar Lantebung Bontomarannu, Pasar Induk Khusus sore penjual ikan dan sayur, dan Pasar Moncobalang (lanjutan).

Diketahui sebelumnya, rapid test massal ini menyiapkan 5.326 alat rapid test yang merupakan jatah dari Gugus Tugas Provinsi Sulsel.
”Karena pasar ini kan banyak orang. Kita takutkan ada yang terpapar. Jadi itu yang kita sasar dulu penjual di pasar. Dan kalau memang memungkinkan kita juga akan door to door di toko-toko depan pasar,” kata Kadis Kesehatan Gowa lagi.
(sar/mir)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.