Kriminal

Kapolsek Ancam Angkut Warga Pampang dan Kampung Berua


MAKASSAR, BKM — Pasca-bentrokan dua kelompok pemuda antara pemuda Kampung Berua dan pemuda Pampang, Kecamatan Panakkukang, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi tempat kejadian.

Bahkan, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman dengan tegas akan mengangkut warga jika kedapatan sedang berkumpul.
”Kami akan tindak tegas jika ada warga kedapatan berkumpul di lokasi maka mereka akan kami angkut. Apalagi PSBB sedang berlangsung,” kata Kapolsek, Rabu (13/5)
.
Mantan Wakasat Reskrim Polrestabes ini melanjutkan, sebelumnya kedua kelompok pemuda Kampung Berua dan Pemuda Pampang terlibat bentrok. Dalam peristiwa pada hari Minggu (10/5), kala itu seorang pemuda bernama Ali Usman meregang nyawa.
”Motifnya dendam lama. Dimana seorang pemuda Pampang mendatangi warga Kampung Berua. Ia teriak menentang warga Kampung Berua. Pemuda kampung Berua pun terpancing hingga akhirnya bentrokan terjadi. Aksi saling serang keduanya dengan menggunakan batu dan panah. Aksinya terhenti saat aparat Polsek Panakkukang tiba di tempat kejadian perkara (TKP),” jelas Mapolsek.

Petugas kemudian melakukan penyisiran kata Kapolsek. Hasil ditemukan sejumlah panah (Busur), lengkap dengan pelontarnya. Selain mengamankan barang bukti di TKP, enam orang pemuda Pampang yang diduga pelaku pembusur korban berhasil diamankan.
Mereka adalah Syaifullah (23), Muh Ardi (22), Yulianto (21), dan tiga orang lainnya masih di bawah umur, yakni berinisial FF (13), SM (17), dan AA (17).
”Mereka enam orang terduga pelaku masih menjalani proses penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap aktor dari penyerangan serta pelaku yang membuat korban hingga meregang nyawa,” pungkas Kapolsek. (ish/mir/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.