Kriminal

Polisi Segera Limpah Dosen Teknik Perkapalan ke JPU


Soal Kasus Dugaan Korupsi Kapal Latih SMK Jilid II

MAKASSAR, BKM — Babak baru kasus dugaan korupsi pengadaan kapal latih SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel jilid II bakal segera berlangsung. Penyidik Tipikor Reskrim Polrestabes Makassar, segera melimpahkan tersangka dosen Teknik Perkapalan, Syarifuddin Dewa.
Syarifuddin Dewa yang berperan sebagai tenaga teknis, dalam proyek pengadaan kapal latih SMK akan menjalani babak baru. Kasus yang telah merugikan negara Rp4,4 miliar ini, telah dinyatakan lengkap (P21).
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, membenarkan hal tersebut. Pihaknya dalam pekan ini berencana melimpahkan tersangka dan barang bukti (tahap dua) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.
”Syarifuddin Dewa statusnya masih tersangka. Setelah dilimpahkan baru naik menjadi terdakwa. Tiga terdakwa lain, yakni Muh Ruslim (KPA), Maschaer Masimming (ketua Pokja), dan Amiruddin (kontraktor) sudah menjali persidangan,” kata Kompol Agus Khaerul, Rabu (13/5).
Adapun peran Syarifuddin Dewa dalam kasus ini, kata Agus Khaerul, yakni selaku tenaga teknis. Tersangka juga berperan sebagai tim ahli, serta panitia penerima barang. Sehingga dinyatakan ikut serta dalam kasus tersebut.
”Pasal yang dikenakan yakni pasal berlapis. Yakni pasal 2 dan pasal 3 dan atau pasal 12 huruf (i) UU RI No.31 Tahun 1999 Jo pasal 55 KUHPidana,” ucapnya.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makassar, Nurni Farahyanti, mengatakan, berkas perkara tersangka Syarifuddin Dewa sudah P21. Pihaknya tinggal menunggu pelimpahan tahap II dari Polrestabes Makassar.
Setelah itu akan dipelajari secara utuh baru dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Makassar. ”Biasanya satu minggu setelah tahap II, akan dilimpahkan ke PN,” bebernya.
Terkait rencana pelimpahan tahap 2 kasus ini, kata mantan Kajari Bone ini, baik penyidik maupun JPU telah saling berkoordinasi, terkait kapan tersangka dan barang buktinya akan di limpahkan. (mat/mir)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.