Headline

Kerasukan Berujung Tewasnya Siswi MA


BANTAENG, BKM — Tragedi berdarah terjadi di Dusun Katabung, Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sabtu (9/5). Korbannya seorang remaja putri berparas cantik bernama Rosmini (18).
Kepala Desa Pattaneteang Lukman, Minggu (10/5), mengaku sangat kaget dengan peristiwa ini. Ia bahkan menyebutnya sebagai kejadian luar biasa di wilayahnya.
“Saya sangat kaget. Saya anggap ini adalah kejadian luar biasa di desa kami,” ucapnya, kemarin.
Menurut kades, pelaku yang menghabisi Rosmini diduga orang-orang dekatnya sendiri. Untuk sementara, kata dia, sejumlah orang telah diamankan di Mapolres Bantaeng. “Saat ini saya sedang di polres mendampingi warga yang dimintai keterangan sebagai saksi,” katanya.
Dipaparkan Lukman, dua hari sebelum tragedi pembantaian, Rosmini dan Tt (28) sering berdialog di luar nalar. Tt, kata kades, adalah kakak kandung korban yang juga merupakan staf di kantor camat Tompubulu.
Diungkapkan Lukman, menurut informasi, korban sudah lama mengalami gangguan kejiwaan. Dia sering berbicara seperti orang kesurupan. Kalau yang keluarga korban lainnya, kata kades, belum jelas apakah kerasukan atau penyebab lain.
Dikemukakan kades, peristiwa berdarah tersebut diduga mulai terjadi pukul 10.00 Wita, Sabtu. Saat itu, ada tiga kepala keluarga (KK) yang berkumpul di rumah Darwis (50), ayah korban.
“Ketiga KK tersebut masih kerabat dekat korban. Hari itu berkumpul di rumah Darwis selaku orang tua,” urainya.
Para pelaku juga menyandera tetangga dan pengguna jalan yang ingin menolong. Dua dari tiga sandera mengalami luka serius. Yakni Saenal bin Hari (25) yang luka di kepala dan mendapat 30 jahitan. Sementara Usman (45) mengalami luka gores di telinga akibat sabaten senjata tajam. Sedangkan Rosmini sendiri menemui ajal di dalam kamar dengan luka gorok di leher.
Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri, melalui Paur Humas Aipda Sandri, mengatakan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku sebanyak sembilan orang. Yakni lelaki Dw (50) dan RD (30). Yang lainnya adalah perempuan, masing-masing An (50), Hd (28), Nd (20), SD (14), Aj (40), dan Ra (24).
Dw dan An adalah merupakan ayah dan ibu kandung korban. Sisanya adalah saudara kandung dan kakak ipar Rosmini.
Ditambahkan kades, Rosmini yang kini duduk di bangku kelas XII Madrasah Aliah (MA), adalah orang pertama mengalami kerasukan. (wam/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.