Metro

Tender Fisik Triwulan I Nihil


Total Anggaran yang Dialihkan ke Covid-19 Rp30 M

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar, hingga triwulan I Maret 2020 masih belum memperlihatkan progres lelang tender proyek. Penyebab utamanya kini menjadi dua, selain pengaruh internal OPD yang lamban memasukkan dokumen lelang, kini dihadapkan dengan masalah baru, yakni wabah covid-19.

Kinerja OPD dalam mempercepat proses lelang tender pun seketika berhenti di tempat saat virus corona itu melanda Makassar pertengahan Maret lalu.
Apalagi, instruksi Pj Wali Kota, Iqbal Suhaeb, agar dilakukan refocusing anggaran tangani kebutuhan covid-19. Totalnya Rp30 miliar dana yang berasal dari APBD 2020 harus diubah. Dokumen perencanaan tender setiap OPD pun jadi korban keganasan covid-19.
“Saat ini pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar tengah memanggil satu persatu kepala OPD agar memaparkan hasil refocusing. Nanti dari situ baru bisa ketahuan yang mana akan dilanjutkan tendernya dan mana yang harus dialihkan,” ujar Surahman Suriady Kepala Bagian Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Kota Makassar, Senin (6/4).
Tak ada alasan bagi OPD lamban dalam menyerahkan dokumen lelang tender proyek utamanya fisik tersebut. Pasalnya Iqbal Suhaeb sebelumnya menginstruksikan agar angaran yang di-refocusing adalah baya taktis, seperti biaya rapat dan makan minum saja.
“Saya juga tidak tahu ini setiap OPD, padahal sudah kita lakukan pendampingan bulan sebelumnya,” tutur Surahman, kepada Rakyat Sulsel.
Jika melihat lelang tender yang tayang saat ini melalui website LPSE, hanya ada empat tender pengadaan barang seperti belanja obat-obatan senilai Rp116 juta, belanja Cetak Rp136,7 juta, belanja pemeliharaan kendaraan dinas Rp75,7 juta, belanja alat tulis kantor Rp168,1 juta.
“Kalau belanja obat-obatan itu memang untuk penanganan covid19, tapi itu belum termasuk dalam anggaran refocusing. Itu hanya Biaya Tak Terduga atau BTT yang tidak bisa diubah, sebagai anggaran rutin,” ungkap Surahman.(rhm)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.