Metro

Penerimaan Pajak Turun, PAD Terancam


MAKASSAR, BKM–Penerimaan pajak turun drastis akibat penyebaran virus corona atau covid-19. Dikhawatirkan pendapatan daerah terancam tidak mencapai target.
Kepala Bidang Pendapatan Asli Daerah (PAD), Darmayanti Mansyur, mengatakan, wabah covid-19 berdampak signifikan terhadap penerimaan pajak Bapenda Sulsel. Dalam sehari saja, penerimaan pajak menurun 30 hingga 40 persen. “Ini yang kita khawatirkan tidak akan capai target. Penurunannya terasa sekali,” kata Yani, kemarin.
Ia bilang Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang paling terasa dampaknya. Padahal PAD dari sektor ini yang paling tinggi. Ia mengatakan Bapenda Sulsel pada hari-hari sebelumnya mendapatkan pendapatan pajak BPK sebesar Rp5 miliar perhari. Saat ini dalam sehari saja tidak cukup Rp2 miliar. “Biasanya itu rata-rata pemasukan pajak PKB dalam sehari Rp 5 miliar sekarang syukur kalau dapat Rp2 miliar,” ujarnya.
Penurunan disebabkan tidak hanya karena faktor perekonomian. Menurut Yani, penurunan pajak PKB disebabkan kebijakan pemerintah terkait sosial distancing. “Sebenarnya penurunan ini tidak saja karena faktor ekonomi tapi memang faktor sosial distancing. Orang dilarang keluar, disamping pelayanan juga dibatasi,” ujarnya.
Yang terpenting saat ini adalah bagaimana memutuskan mata rantai penyebaran virus corona. Ia mengaku Pemerintah Provinsi Sulsel dalam hal ini Bapenda tidak lagi berpikir bagaimana meningkatkan pajak tapi Pemprov Sulsel fokus pada penanganan virus corona atau Covid-19. “Saat ini jika ada masyarakat yang membayar pajak, kita sangat bersyukur karena kegiatan yang selama ini untuk mendorong masyarakat membayar pajak sudah dihilangkan sepeprti penertiban sudah tidak ada lagi, door to door sudah tidak ada, karena kita menjaga jarak,” katanya.
“Kedua, kita paham kondisi sekarang susah, namun di satu sisi kita paham pemerintah daerah butuh anggaran besar untuk penanggulangan bencana itu sendiri. Jadi memang dilema susahnya, bukan hanya dimasyarakat tapi Pemerintah juga,” ungkap Yani.(rhm)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.