Headline

15 PDP Klaster Eks Umrah Tunggu Hasil Swab


SIDRAP, BKM — Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Wabah Covid-19 merilis data klaster eks jamaah umrah yang dinyatakan pasien dalam pengawasan (PDP).
Hasilnya, sebanyak 14 orang dari 29 orang PDP yang semula suspek covid-19 dan menjalani karantina di rumah susun dan berlanjut isolasi di RS Arifin Nu’mang (RS Arnum) Rappang, Kecamatan Panca Rijang Sidrap, kini sudah diperbolehkan pulang.
Dari dua kali hasil tes swab itu, 14 PDP tersebut semuanya dinyatakan negatif virus corona. Sedangkan 15 PDP lainnya masih menunggu hasil swab dan masih menjalani isolasi dan perawatan ketat.
Juru bicara Covid-19 Pemerintah Kabupaten Sidrap, Ishak Kenre yang dihubungi BKM, Senin (6/4) mengatakan, 15 orang yang diisolasi ini riwayatnya terkonfirmasi pernah kontak erat dengan pasien positif covid-19.
Menurutnya, keputusan pemulangan 14 orang ditempuh setelah melihat hasil pemantauan dan penanganan medis oleh tim penanganan covid 19 RS Arnum yang diketuai dr Ikhwan Ahmad. Namun, bagi mereka yang di pulangkan tetap direkomendasikan melanjutkan isolasi mandiri d irumah.
Dijelaskannya, selama 14 hari, 14 orang tersebut wajib menjalankan isolasi atau karantina diri di rumah dan patuh menjalankannya sesuai surat pernyataan yang telah ditandatangani. Surat tersebut memuat aktifitas yang wajib dijalankan selama masa isolasi diri.
Menurutnya, keberhasilan isolasi diri atau karantina rumah sangat ditentukan kepatuhan setiap individu, plus dukungan keluarga.
“Satu lagi, untuk menjalankan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dengan sering-sering mencuci tangan, hindari menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang belum dicuci. Menggunakan masker atau menerapkan etika batuk secara benar, serta tetap menjalankan phsyical distancing selama masa isolasi diri,” pesan Ishak.
Ia menambahkan, upaya surveilans yang merupakan pemantauan akan dilakukan terus menerus oleh tim Covid-19 Sidrap, dibantu tim surveilans puskesmas atau tim tanggap yang telah ditugaskan oleh kepala puskesmas terhadap semua kelompok berisiko.
Sebanyak 29 PDP klaster jamaah umrah dirawat di RS Arnum Rappang sejak Rabu (1/4) pekan lalu. Mereka menjalani perawatan karena memiliki riwayat gejala covid-19.
Sebelum dibawa ke RS Arnum Rappang, mereka sempat diisolasi di Rumah Susun (Rusun) milik Pemkab Sidrap bersama 47 eks jamaah umrah lain yang juga sudah dipulangkan.
Mereka adalah satu rombongan dari pasien positif virus corona, yang saat ini masih ada dua di antaranya dirawat di RS rujukan di Makassar dan RS Andi Makkasau Parepare. (ady/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.