Sulselbar

111 Napi Lapas Palopo Dapat Asimilasi


IST ASIMILASI-Napi yang mendapat asimilasi berkumpul di depan Lapas Klas IIA Kota Palopo sebelum kembali ke rumahnya.

PALOPO, BKM — Sebanyak 111 orang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kota Palopo, diberi asimilasi sebagai dampak dari wabah covid-19.
Kalapas Palopo Indra Sofyan, mengatakan sebagian mereka diasimilasi di rumah untuk mencegah penyebaran covid-19 di dalam Lapas. Langkah tersebut sesuai ketentuan yang diatur dalam keputusan Menteri Hukum dan HAM bernomor M.HH-19.PK/01.04.04 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.
“Pembebasan 111 narapidana dilakukan secara bertahap, terhitung dari tanggal 1-7 April. Sudah ada 106 orang yang kami asimilasi. Hari ini (kemarin) lima orang. Semuanya diperkirakan 111 orang. Nanti ada perubahan. Ada hukuman pendek, dan masih bertambah,” kata Indra Sofyan yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (6/4).
Mereka yang dibebaskan merupakan napi yang sudah dievaluasi dan memenuhi syarat. “Mereka diberi asimilasi di tempat tinggal atau rumah. Narapidana yang telah melaksanakan program pembinaan dengan baik dan memenuhi syaral subtantif dan administratif, serta sesuai dengan rekomendasi sidang tim pengamat pemasyarakatan, sebagaimana pada ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Indra.
Indra menambahkan bahwa kapasitas Lapas Kota Palopo sebanyak 395 orang. Namun saat dihuni 911 orang.
“Terjadi over kapasitas. Saat ini jumlah binaan sebanyak 911 orang. Terdiri dari narapidana 703 orang dan tahanan 208 orang,” ucap Indra. (wan/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.