Kriminal

Penyidik Lengkapi Bukti Petunjuk


Soal Dugaan Korupsi Uang Parkir Rp1,9 Miliar

MAKASSAR, BKM — Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan pengelolaan uang parkir sebesar Rp1,9 miliar tahun 2008 sampai 2017.
Setelah jaksa peneliti mengembalikan berkas perkara yang menjerat mantan Direktur Umum (Dirum) PD Parkir Makassar Raya, berinisial RM ini. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kasi Penkum Kejati) Sulsel, Idil, mengatakan, pengembalian berkas perkara tersebut karena dinilai oleh jaksa peneliti, masih ada yang perlu dilengkapi.
”Berkasnya belum lengkap. Makanya, berkas dikembalikan dengan disertai petunjuk P-19,” tukas Kasi Penkum Kejati Sulsel, Idil, Minggu (5/4).
Idil mengatakan, masih ada beberapa syarat, baik itu syarat formil maupun materil yang mesti dilengkapi dan disempurnakan oleh penyidik. Sebelum berkas perkara tersebut bisa dinyatakan lengkap (P-21) oleh jaksa peneliti serta dianggap layak untuk nantinya dilimpahkan ke persidangan.
”Masih ada beberapa alat bukti petunjuk, yang harus dilengkapi penyidik. Sebagai syarat layak saat pelimpahan ketahap penuntutan,” tandasnya.
Saat ini, kata mantan Kasi Pidum Kejari Parepare ini, tim penyidik sekarang masih sedang melengkapi dan menyempurnakan berkas penyidikan kasus ini. Sebelum diserahkan kembali ke jaksa peneliti. ”Sejauh ini antara penyidik dan jaksa peneliti terus saling berkoordinasi agar berkas perkara tersebut bisa secepatnya dilimpahkan,” ujar Idil.
Ditingkatkannya kasus itu dari penyelidikan ke penyidikan, berdasarkan surat perintah penyelidikan Kajati Sulsel nomor: PRINT-560/R.4/Fd.1/11/2018, tanggal 19 November 2018.
Peningkatan status kasus tersebut ketahap penyidikan, setelah menemukan adanya indikasi dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran dana parkir di PD Parkir Makassar Raya.
Juga didapati adanya fakta dan unsur perbuatan melawan hukum, yang mengarah ke tindak pidana korupsi, berdasarkan alat bukti yang diperoleh penyidik. (mat/mir)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.