Headline

APD Dijual Mahal dan Ditimbun di Apotek


GOWA, BKM — Di tengah pandemi covid-19, praktik tak terpuji masih saja ditemukan. Ada oknum apotek yang menjual mahal alat pelindung diri (APD) serta menimbunnya demi mendapatkan keuntungan.
Hal itu berhasil diungkap jajaran Polres Gowa. Dalam sebuah operasi, sejumlah apotek didatangi. Dipimpin Kasatres Narkoba AKP Maulud. Tim Polres Gowa bergerak bersama unit reskrim.
Tim Polres Gowa ini menyasar lima apotek di wilayah kota Sungguminasa. Dari operasi ini, tim  berhasil menyita beberapa barang bukti APD yang melangka saat ini.
Barang bukti yang ditemukan saat operasi, di antaranya masker produksi rumahan  (home industri) yang dijual ke apotek. Ada pula penjualan APD di atas harga, yakni masker dan sarung tangan SNI.
Untuk sarung tangan SNI yang berhasil diamankan sebanyak 1.450 pasang. Ditemukan pula adanya penjualan di atas harga pasaran terhadap antiseptic (hand sanitizer).
Seluruh barang bukti yang diperoleh dari tiga apotek sasaran operasi, kini diamankan di Mapolres Gowa untuk proses lebih lanjut. Polisi berencana untuk melakukan pemanggilan terhadap pemilik apotek guna dimintai keterangan untuk proses hukum lebih lanjut.
“Ada lima apotek yang menjadi sasaran operasi. Dari tiga apotek diamankan sejumlah barang bukti berupa APD yang beberapa hari terakhir langka dan sulit didapat oleh masyarakat,” ungkap Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola, kemarin.
Boy menegaskan, seharusnya apotek atau toko membantu pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penularan virus corona. Bukan malah mengambil keuntungan dari kondisi sulit seperti saat ini.
“Kami telah temukan apotik menjual ADP yang tidak sesuai standar, bahkan menimbun serta menjual di atas harga pasaran. Untuk memberi efek jera, kami akan mengambil tindakan,” tegas kapolres. (sar)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.