Gojentakmapan

50 Desa di Takalar Gagal Laksanakan Pilkades Serentak


TAKALAR, BKM — Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang rencana diikuti 50 desa di Takalar, terpaksa kembali ditunda untuk ketiga kalinya. Penundaan Pilkades serentak akibat mewabahnya virus corona.
Selain efek penyebaran virus corona, penundaan Pilkades serentak menyusul terbitnya surat Mendagri untuk pembatalan hajatan tersebut.
”Mendagri telah mengeluarkan surat pembatalan untuk pelaksanaan Pilkades serentak. Dan di Takalar ada 50 desa akan ikut Pilkades serentak yang dijadualkan pada bulan Oktober mendatang,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, H Zulkarnain, Kamis (2/4).
H Zulkarnain didampingi Kasubag Pemerintahan Umum menambahkan, penundaan ini berdasarkan surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang ditandatangani Mendagri, Tito Karnavian, di Jakarta tertanggal 24 Maret 2020, Nomor: 141/2577/SJ.
Melalui surat tersebut, lanjut Adryanto, Mendagri meminta penundaan pemilihan kepala desa serentak dan pemilihan kepala desa antar waktu di seluruh Indonesia.
”Jangankan Pilkades, agenda Pilkada di 270 kabupaten/ kota seluruh Indonesia pun ditunda,” pungkas mantan Kabag Humas dan Protokoler ini.
Diketahui, sesuai jadual yang telah disepakati antara Bagian Pemerintahan dengan DPRD dalam hal ini komisi satu beberapa waktu lalu bahwa mulai April ini sudah dimulai tahapan Pilkades. Tapi harus ditunda hingga tahun depan. (ira/mir/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.