Sulselbar

16 Napi Makale Terima Asimilasi


MAKALE, BKM — Tindak lanjuti Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor.M.MH-19.PK.01.04.04 tahun 2020, program asimilasi rumah warga binaan pemasyarakatan, tentang pengeluaran, dan pembebasan narapidana dan anak pidana melalui asimilasi dan integrasi pencegahan dan penaggulangan penyebaran covid-19.
Rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Makale bebaskan bersyarat 16 narapidana dan anak pidana, Rabu (1/4) kemarin.
Kepala Rutan Kelas II/B Makale, Luther Toding Patandung, didampingi Kamal Yahya, Kasubsi Pelayanan Tahanan kepada BKM menjelaskan, Kepmen Kemenkumuam dipertegas Permenkumham No.10 tahun 2020 mengatur syarat pemberian Asimilasi dan Integrasi pencegahan dan penaggulangan penyebaran Covid-19.
Kata Luther, asimilasi dan integrasi berlaku bagi nara pidana dan anak pidana telah menenuhi syarat, narapidana telah menjalani 2/3 masa pidananya jatuh hingga 31 Desember 2020.
Demikian pula anak pidana sudah menjalani 1/2 masa pidananya sampai 31 Desember 2020.
Selain itu narapidana dan anak yang tidak terkait dengan PP nomor 99 Tahun 2012 tidak sedang menjalani subsider dan bukan WNA. Asimilasi dilaksanakan di rumah sesuai surat keputusan asimilasi diterbitkan Kepala Lapas, Kepala LPKA, dan Kepala Rutan.
Ditambahkan Luther, meski ke-16 narapidana menjalani asimilasi rumah tapi tetap mematuhi aturan tidak kemana-mana dan tetap tinggal di rumah menjaga kesehatan dan kebugaran, serta kekebalan tubuh menghindari penularan Covid-19. (gus/D).

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.