Sulselbar

Polres Masuk Desa Sebar Pencegahan Corona


LUWU, BKM — Polres Luwu masuk desa menyebar rekaman pencegahan virus corona sekaligus melakukan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSSB) dengan langkah pre-emtif dan preventif.
Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto mengatakan dalam membatasi kerumunan banyak upaya yang dilakukan.
“Langkah pertama adalah pre emtif, Polres menjalin kerjasama dengan aparatur terkait, Pemkab untuk melaksanakan imbauan kepada masyarakat. Saya sendiri buat rekaman imbauan yang sudah disebarkan ke Bhabinkamtibmas, ke desa-desa dan tempat publik, sehingga rekaman imbauan itu dapat diputar minimal setelah adzan (waktu shalat) setiap harinya,” ujar Fajar saat dikonfirmasi BKM, Rabu (1/4).
Menurut Fajar, langkah kedua adalah secara pre-ventif dengan menggiatkan patroli bersama TNI, Satpol PP dan membubarkan kerumunan.
“Langkah pre-ventif dalam waktu dekat bersama Satgas Gugus Penanganan penyebaran wabah pandemi akan memantau pergerakan orang di perbatasan Kabupaten Luwu- Kabupaten Wajo serta perbatasan Kabupaten Luwu – Kabupaten Luwu Utara,” tandas Fajar.
Fajar menegaskan pihaknya akan melibatkan TNI dari Kodim 1403 Sawerigading guna mendukung penanganan wabah pandemi ini meski wilayah Kabupaten Luwu sendiri terkait penyebaran Covid-19 masih zona hijau.
“Mindset kemanusiaan dari sukarelawan perlu untuk memberi jaminan perlindungan kepada mereka, contoh angkutan bus malam apakah kita minta daftar manifest atau sekedar bertanya pada sopirnya saja, saya mau lebih diperketat di tapal batas,” tambahnya.
Sementara BPBD Kabupaten Luwu, Rahman Mandaria mengatakan pengawasan tapal batas karena tidak diketahui secara pasti pendatang yang datang di Luwu.
“Kita tidak pernah tahu secara pasti pendatang yang masuk di Kabupaten Luwu ini dari wilayah yang sudah terpapar virus corona atau belum, untuk itu tiga pintu masuk di Luwu agar dijaga secara ketat, jangan sampai kita kecolongan,” tutur Rahman. (wan/C)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.