Metro

Gegara Wabah Covid-19, Dosen Unhas yang jadi Mahasiswa S3 Unair Terpaksa Seminar Proposal Lewat Zoom


Dosen Fakultas Peternakan Unhas, Sahiruddin Sabile yang kini menyelesaikan program doktor di Unair saat membawakan seminar proposal penelitian secara online dari Makassar disaksikan penguji dari Jawa dan Makassar.

MAKASSAR, BKM — Namanya Sahiruddin Sabile, SPt, M.Si, IPM. Ia adalah dosen Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Saat ini, Sahiruddin sementara menyelesaikan kuliah program doktor (S3) di program studi Sains Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Surabaya.

Namun, saat proses penyelesaian proposal penelitian, wabah Covid-19 merebak di Indonesia. Seluruh kampus mengambil kebijakan proses akademik dilakukan melalui daring (dalam jaringan). Atau sistem online.

Sahir, sapaan Sahiruddin, pun merasakan dampaknya. Ia terpaksa melakukan seminar proposal penelitian melalui daring dengan aplikasi Zoom, Rabu (1/4/2020) siang.

Sahir berada di Makassar. Sementara tujuh pengujinya berada di Surabaya dan juga di Makassar.

Adapun tujuh penguji dalam seminar proposal sistem daring ini terdiri dari Prof.Dr.drh. Widjiati, M.Kes (Promotor), Prof.Dr.Ir.Abd.Latief Toleng, M.Sc (Co. Promotor 1) dan Prof.Dr.Ir.Sri Pantja Madyawati, M.Sc (C. Promotor 2).

Sedangkan Penguji Internal diikuti Prof.Dr.drh.Pudji Srianto, M.Med, Prof.Dr.drh.Suherni Susilowati, M.Kes dan Dr.drh.Eduardus Bimo Aksono H, M.Kes. Dan penguji eksternal adalah Prof.Dr.drh.Aulanni’am, DES.

Seminar dengan judul “Kualitas Spermatozoa Hasil Sexing yang Diidentifikasi Melalui Uji Computer Assisted Sperm Analysis, Biomolekuler dan In Vitro Fertilization” dipaparkan Sahiruddin dengan menghadap pada sebuah laptop.

Tampilan monitor di depan Sahir terpampang video para penguji yang mendengarkan pemaparan alumni Produksi Ternak angkatan 1998 ini.

Sahir dengan percaya diri memaparkan seminar proposal penelitiannya. Ia menggunakan jas almamater Unair berwarna biru tua. Sambil memegang mic berukuran kecil, mantan Ketua Senat Mahasiswa Fapet Unhas ini merinci latar belakang penelitian yang akan ia lakukan.

“Pemilihan judul pada seminar ini, menurut saya sangat menarik untuk dikaji lebih jauh. Sehingga nanti dapat dijadikan sebagai referensi ilmiah dalam penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan kualitas spermatozoa,” ujar Prof.Dr.drh. Aulanni’am, DES menanggapi isi proposal Sahir.

Aulanni’am adalah penguji eksternal yang juga merupakan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya Malang.

Hampir 2,5 jam seminar ini berlangsung. Banyak saran dan masukan dari para penguji saat penelitian ini dilaksanakan.

“Tahapan penelitian ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga dapat memberi sumbangsih bagi perkembangan Ilmu Reproduksi di Indonesia, ” ujar Sahir di akhir seminar. (rls)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.