Headline

Rugi Rp2 Miliar per Hari, 29 Hotel Tutup Sementara


MAKASSAR, BKM– Di tengah wabah covid-19, hotel dan restoran di Kota Makassar terus merugi. Pengelola pun akhirnya menutup sementara usahanya.
Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan mencatat sudah 29 hotel dan 33 restoran ditutup sementara. Mereka juga merumahkan karyawannya hingga akhir Mei 2020.
Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga, mengatakan dampak dari wabah ini telah membawah kondisi buruk bagi industri perhotelan dan restoran. Hanya ada beberapa hotel yang masih menerima tamu dengan tingkat keterisian kamar tersisa 10 persen. Selebihnya, hotel tidak menerima reservasi.
“Sudah tidak sanggup lagi. Itulah masalahnya. Karyawan juga banyak yang dirumahkan dulu, karena sudah tidak sanggup menanggulangi beban operasionalnya. Pengusaha perhotelan tidak punya pilihan selain kebijakan tersebut. Kami sudah imbau owner hotel yang berencana tutup sementara agar menyampaikan ke kami untuk disampaikan ke pemerintah,” jelas Anggiat, Selasa (31/3).
Kondisi ini sudah tidak bisa diatasi lagi bagi industri perhotelan di tengah kondisi wabah yang kian parah. Sebanyak 423 jumlah hotel dan 1.300 jumlah rumah makan, resto dan cafe yang menjadi anggota PHRI Sulsel sudah mengalami kerugian dari Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar per hari.
“Ini sudah kami laporkan ke Pak Wali, bahwa data sementara inilah nama-nama hotel yang harus tutup karena tidak mampu bertahan karena tidak ada tamu. Kerugian atau kehilangan potensi pendapatan diperkirakan Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar per hari. Asumsinya, 50 persen kamar tidak terisi dari 15.000 kamar, dengan rata-rata harga jual Rp200.000,” jelasnya.
Jika kondisi ini terus terjadi ke bulan berikutnya, maka tidak menutup mungkin seluruh hotel akan melakukan hal sama. Ujung-ujungnya, industri hotel dan restoran di daerah ini akan lumpuh. (ita)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.