Gojentakmapan

Pemkab Takalar Gelar Rakor


TAKALAR, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar terus berjibaku dengan sejumlah stakeholder dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 atau virus corona di Takalar.
Pemkab Takalar melalui tim Gugus Covid-19 Kabupaten Takalar menggelar rapat koordinasi (Rakor). Rapat ini untuk melakukan edukasi, partisipasi serta kesiapsiagaan Pemkab Takalar, di Baruga I Manindori lantai 1 kantor bupati Takalar, kemarin.
Selain itu, hadir juga ketua MUI Takalar, ketua NU, Muhammadiyah, BKPRMI, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Pimpinan OPD, BUMN dan BMUD, serta perwakilan pihak swasta se-Kabupaten Takalar.
”Kita harus betul-betul melakukan kerjasama yang solid dan harus maksimal untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Takalar,” tegas wakil bupati Takalar.
Lanjut dikatakan, seluruh stakeholder baik dari Pemkab Takalar, TNI, Polri, Satpol PP, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kalangan masyarakat umum untuk dapat bahu membahu melakukan berbagai macam pencegahan virus corona di Takalar.
Sementara itu, anggota Forkopimda baik Kapolres, Dandim 1426 Takalar, Kajari, dan ketua Pengadilan Agama selaku partner Pemkab Takalar serentak mengatakan siap membantu pemerintah dalam menangani penyebaran covid 19 di Takalar.
”Kami dari Polres Takalar siap mengerahkan 250 personel untuk terjun langsung membantu Pemkab Takalar di lapangan dalam pencegahan penularan covid-19,” jelas Kapolres Takalar, AKBP Budy Wahyono.
Lanjut Kapolres menjelaskan, selama pencegahan ini Polres mendapat perintah langsung dari Mabes Polri dalam kegiatan pencegahan covid-19, Polres Takalar melakukan operasi yang dinamakan satgas operasi Aman Nusa II. Operasi ini khusus dilakukan untuk pencegahan dan penanganan serta rehabilitasi bagi mereka yang nantinya mungkin terpapar.
”Kami berharap agar ketua Gugus Covid 19 Takalar dalam hal ini kepala Dinas Kesehatan untuk melakukan komunikasi aktif dalam upaya melakukan pencegahan penyebaran virus corona,” harap AKBP Budi Wahyono.
Upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona yang telah dilakukan Pemkab Takalar, selain penyemprotan disinfektan untuk penanggulangan dan pencegahan covid 19, per tanggal 3 April 2020 pelaksanaan salat Jumat di seluruh masjid di Kabupaten Takalar juga telah ditiadakan. (ira/mir/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.