Sulselbar

Husler Paparkan Kesiapan Hadapi Covid-19


MALILI, BKM — Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu Timur, HM Thoriq Husler menyampaikan kekuatan persediaan APD hanya bertahan untuk 20 hari saja. ”APD sudah didistribusikan ke RSUD I Lagaligo dan ke Dinkes untuk disalurkan kemasing-masing Puskesmas di Luwu Timur. Untuk menghadapi situasi terburuk, Bupati berharap pihak swasta berperan memmantu APD,” ujar Husler usai rapat dengan Forkopimda di Aula Rujab Bupati Lutim, Senin (30/3).
Selain itu, persediaan masker bisa bertahan untuk dua bulan, dan hanya untuk kebutuhan tim medis saja. “Kalau untuk tim medis masker ini bisa bertahan untuk dua bulan,” terang Husler.
Untuk cairan disinfektan dan hand sanitizer termasuk sarung tangan masih kurang, stok disinfektan tetap harus ada di posko BPBD karena penyemprotan berjalan setiap hari.
“Besok kita lakukan penyemprotan disinfektan secara serentak di seluruh kecamatan, untuk sementara ini stok masih ada, tapi untuk kedepannya perlu mencari lagi pasokan,” jelasnya.
Untuk stok ketahanan pangan saat ini masih ada 43 ton beras di gudang dolog, dan yang tersebar di toko-toko di Luwu Timur ada 112.000 ton, gula pasir 11.000 ton, minyak goreng 31.000 liter, mie instan 7.000 dus juga tersebar di toko dan warung.
“Kalau beras Pemda Lutim 7 ton, saya sudah sampaikan ke bulog jangan diganggu dulu buat antisipasi jika terjadi kondisi terburuk dari corona,” tandas Husler.
Terkait dengan penanganan corona di tahap pertama, semua sudah berjalan sesuai perencanaan, dan memasuki tahap kedua tentu strateginya ditingkatkan. Ini penting mengingat jumlah warga Lutim yang mudik dan sudah tiba di Luwu Timur saat ini datanya sekitar 1.200 orang lebih. (rls)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.