Kriminal

Satu Tersangka Pembegal Nenek Didor


MAKASSAR, BKM — Senin dini hari (30/3), sekitar pukul 04.00 Wita, kejar-kejaran terjadi di Jalan Sungai Saddang. Tidak lama berselang, suara pistol menyalak. Dan terdengar suara lelaki berteriak dan jatuh tersungkur.
Belakangan diketahui jika petugas kepolisian dari tim kejahatan kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar melumpuhkan buronannya yang merupakan tersangka dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (Curas)
.
Kasubnit II Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Ahmad Syah Jamal, mengatakan, Ahmad Awaluddin alias Bondeng (26) terpaksa dilumpuhkan lantaran mencoba melarikan diri saat proses pengembangan penunjukan barang bukti atas kasusnya melakukan Curas.
”Ketika digiring dalam pengembangan penunjukan barang bukti kejahatannya. Namun saat proses pengembangan berlangsung, muncul akal bulus tersangka. Ia lepas dari kawalan petugas setelah membenturkan kepalanya ke salah seorang petugas dengan maksud hendak mencoba melarikan diri,” kata Ipda Ahmad.

Meski begitu, upaya persuasif dilakukan dengan melepaskan tembakan ke udara sebanyak tiga kali. Namun tersangka mengabaikannya. Dengan terpaksa petugas kembali melepaskan dua butir puluru.

”Dua butir peluru yang dilepaskan melesat di kaki kanan tersangka hingga jatuh tersungkur, setelah tiga kali tembakan ke udara dilepaskan tak gubris. Setelah tak berkutik, tersangka selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis,” terang Ipda Ahmad.

Sebelumnya kata Ipda Ahmad, warga Jalan Harimau ini diamankan bersama rekannya bernama Gilang Ramadhan (23), warga Jalan Anoang di lokasi berbeda, setelah korbannya melapor.
”Kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan korbannya seorang perempuan. Dalam keterangan korban disebutkan, dirinya dibegal dua orang lelaki. Selain korban dipanah hingga menderita luka dan saat itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, gawai atau ponsel korban juga dirampas kedua tersangka,” beber Ipda Ahmad menirukan keterangan korban.

Proses penyelidikan dilakukan. Identitas tersangka teridentifikasi dari hasil japretan kamera CCTV milik warga di Jalan Sungai Saddang.
”Aksi kedua tersangka terekam kamera CCTV. Keduanya mengancam wanita paruhbaya dengan menggunakan panah (busur). Anak panah kemudian dilepaskan dan mengenai korban. Gawai milik korban kemudian dirampas. Selanjutnya, kedua tersangka kabur,” kata Ahmad.

Setelah ciri-ciri tersangka dikantongi, perburuan pun dilakukan. Informasi terakhir diperoleh petugas. Oleh warga menyebutkan, orang yang diuber tersebut tengah berada di rumahnya.

”erkuak salah satu tersangka berada di rumahnya di Jalan Anoang. Kami langsung bergerak dan mengepung kediamannya. Hasilnya, tersangka bernama Gilang berhasil diamankan. Dari nyanyiannya hingga pengembangan dilakukan. Berdasarkan pengakuannya menyebutkan, eksekutor saat mereka beraksi adalah Bondeng. Dan Bondeng pun berhasil ditangkap di rumahnya di Jalan Harimau,” kata Ipda Ahmad lagi.
Menurut Bondeng, dirinya mengakui perbuatannya bahwa ia bersama Gilang yang Membegal korban di Jalan Sungai Saddang. Selain melukai korbannya, juga merampas gawai korbannya.
”Dari pengungkapan kasus ini, selain mengamankan kedua tersangka barang bukti kejahatannya pun turut disita berupa satu unit gawai milik korban dan satu unit motor yang digunakan tersangka saat beraksi,” pungkasnya. (ish/mir/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.