Politik

Parpol Belum Bersikap di Pilbup


Tiga Parpol di Gowa, Empat di Barru

BARRU, BKM–Jelang pemilihan bupati (Pilbup), masih banyak partai politik yang belum menentukan sikap atau melirik bakal calon bupati dan wakil bupati.
Di Pilbup Barru masih ada empat parpol pemilik kursi di DPRD yang belum menentukan sikap. Keempat parpol tersebut yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta Partai Demokrat.
Sementara Nasdem sudah mengusung petahana Suardi Saleh, Golkar sudah memberikan surat tugas kepada pasangan HM Malkan Amin-Andi Salahuddin Rum.
Begitu pula dengan PKB berencana membentuk poros baru karena jumlah kursi sudah mencukupi untuk mengusung satu paslon. Sementara itu PDIP yang memiliki tiga wakil didewan akan mengusung Ketua DPC PDIP Barru Andi Mirza Riogi Idris untuk posisi bacawabup
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPC PKB Barru, AFK Majid yang dihubungi mengungkapkan jika partainya sudah bertekad akan membentuk poros baru dipilbup.
“Pendaftaran pilbup di PKB diambil alih pihak DPP. Meski belum dibuka pendaftaran, tetapi peminatnya cukup banyak. Namun yang paling prinsif bahwa PKB sangat bersyarat mengusung satu pasangan calon karena memiliki lima kursi didewan,” pungkas AFK Majid yang juga Wakil ketua DPRD Barru ini.
Di Kabupaten Gowa, juga masih ada tiga parpol pemilik kursi di DPRD belum memutuskan dukungannya kepasangan Adnan Puricha Ichsan-H Abd Rauf Malaganni Kr Kio.
Ketiganya yakni PKS, Partai Gerindra dan Partai Golkar, sementara PKB, PPP, Nasdem, PAN dan Berkarya serta menyusul PDIP dan Demokrat sudah mendukung.
Gerindra, Golkar dan PKS masih menimbang, apakah nantinya bergabung dengan petahana atau membuat koalisi untuk menjadi penatang. “Belum ada, semua stagnan,”ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan (Bapillu) DPW PKS Sulsel, Sri Rahmi, Minggu (29/3).
Soal apakah PKS akan memberikan rekomendasi kepada Adnan-Kio, padahal sang petahan ini tidak mendaftar di PKS. Sri Rahmi hanya menyebutkan pihaknya belum mengetahui itu.” Belum kami tau itu,” ucapnya.
Belum adanya sikap PKS, karena dia saat ini lebih fokus untuk melakukan pencegahan Covid-19 yang kini terus bertambah di Sulsel. Apalagi saat ini sudah menelan korban hingga meninggal dunia.
“Saat ini kita lebih fokus gerakan sosial untuk melakukan penceganah corona dan semua DPD sudah kami perintahkan,”jelas legislator PKS Sulsel dua periode ini. (rif)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.