Headline

Uji Swab Pasien Suspek Covid-19 Lebih Cepat


Balai Besar Laboratorium Makassar Mulai Lakukan Tes Hari Ini

MAKASSAR, BKM — Balai Besar Laboratorium Makassar sudah bisa difungsikan untuk melalukan tes sampel pasien suspek covid-19. Beroperasinya lab tersebut sesuai instruksi Menteri Kesehatan (Menkes) nomor: HK.01.07/Menkes/182/2020. Sebanyak 15 lab di Tanah Air ditunjuk untuk melakukan uji swab.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari mengatakan, lab sudah bisa digunakan pada Selasa (24/3) setelah rampungya seluruh fasilitas dan kebutuhan untuk melakukan uji sampel. Persiapan juga telah dilakukan oleh pihak laboratorium melalui koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
“Sebelumnya kita menunggu dari pusat alat-alat pemeriksaannya. Alhamdulillah, hari ini (kemarin) sudah datang. Insyaallah akan kita gunakan besok (hari ini),” kata Ichsan Mustari dalam keterangannya kepada wartawan melalui video conference, Senin (23/3).
Dengan difungsikannya lab ini, sambung Ichsan, waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil tes pasien akan lebih cepat dari biasanya.
Sebelumnya, pemeriksaan sampel hanya dilakukan oleh Kemenkes melalui Balitbangkese. Namun karena banyaknya spesimen yang mengantre, maka waktu yang dibutuhkan pun cukup lama untuk mengetahui hasilnya. Apalagi, banyak kasus meninggal dunia dalam keadaan belum diketahui statusnya positif corona.
“Besok pagi (hari ini) kita bisa lakukan tes. Waktu tunggu untuk mendapatkan hasilnya akan lebih pendek,” ucap Ichsan.
Untuk data pasien covid-19 saat ini, menurut Ichsan, masih sama seperti sebelumnya. Yakni orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 114. Pasien dalam pengawasan (PDP) 29 orang, terdiri dari 22 masih dirawat dan tujuh dipulangkan dalam kondisi sehat. Sementara yang positif masih tetap dua orang, satu meninggal dan satu lainnya masih dirawat. Update datanya dilakukan dua kali dalam sehari, yakni pada pukul 09.00-10.00 dan 20.00-21.00.
“Kita update datanya secara berkala. Tidak ada penambahan untuk hari ini dan semoga akan berkurang. Kita berdoa saja,” imbuhnya.
Terkait pasien 286 yang dinyatakan positif corona, kata Ichsan, saat ini masih dalam tahap perawatan. Diisolasi di RSUP Wahidin Sudirohusodo, namun kondisinya sudah membaik, memperlihatkan perkembangan yang bagus.
Meski terlihat sehat, namun pasien 286 itu akan diperiksa lagi untuk mengetahui kesembuhannya. Jika setelah uji swab nanti hasilnya negatif, maka pasien akan dipulangkan dan diharapkan tetap mengisolasi diri secara mandiri.
“Sudah sehat. Perkembangannya bagus. Nanti akan diperiksa lagi. Diambil sampelnya. Kalau negatif akan dipulangkan segera,” jelasnya.
Selanjutnya, Ichsan mengimbau agar masyarakat disiplin menjalankan kebijakan pemerintah, melakukan social distancing, belajar dari rumah, bekerja dan beribadah di rumah.
“Kita sama-sama melakukan pencegahan. Tidak saling menyebar virus, menghindari keramaian, tidak berkumpul, dan isolasi di rumah sangat penting,” tutupnya.

Ruang Legislator Disemprot

Sebagai upaya meminimalisir penyebaran covid-19, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area gedung DPRD Makassar. Hal itu mengingat gedung dewan menjadi salah satu ruang publik tempat keluar masuk tamu menyampaikan aspirasi maupun kunjungan kerja (kunker) dari berbagai daerah.
Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Makassar Abd Azis Hasan, mengatakan penyemprotan disinfektan ini akan terus dilakukan agar gedung dewan steril dari virus corona. Dalam penyemprotan ini, tiap sudut gedung dewan menjadi sasaran.
“Jadi bukan hanya di area luar kita semprot, tapi juga seluruh ruangan komisi, ruang sidang, ruang pimpinan, ruang sekretariat, hingga ruang aspirasi dan press room. Di sini kan kantornya masyarakat. Siapa saja boleh masuk. Kita ingin memberi jaminan ke masyarakat agar betul-betul merasa nyaman dan aman terbebas ketika berada di kantor DPRD,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Nurhaldin, mengatakan pihaknya telah berkontribusi dalam upaya pencegahan covid-19. Salah satunya dengan menyumbangkan antiseptik untuk membantu menanggulangi wabah yang mulai menyebar. Ia bakal memaksimalkan beberapa bantuan utamanya bantuan alat penyemprotan. (nug-ita)

Komentar Anda




Comments
To Top