Politik

Hamzah Pangki Usulkan Lockdown Dilakukan Berbasis Desa


IST Andi Hamzah Pangki

BULUKUMBA, BKM–Saat ini bangsa Indonesia bahkan seluruh dunia sedang dihebohkan wabah virus corona yang sudah merenggut nyawa manusia, sehingga menuntut berbagai upaya yang massif pula untuk pencegahan virus tersebut.
Salah satunya dengan melakukan lock down. Hal tersebut disampaikan oleh bakal calon Bupati Bulukumba, Andi Hamzah Pangki. Meski menyampaikan usul, namun Ketua DPD II Golkar Bulukumba ini berharap lockdown dilakukan berbasis desa.
“Covid-19 memang sedang melanda dunia. Wabah ini begitu cepat menjalar seiring dengan tingginya mobilitas warga dunia, termasuk di Indonesia dan terkhusus di Butta Panrita Lopi. Pola penanganan yang saat ini begitu populer dan massif yaitu melakukan Lockdown, dimana warga tidak diperkenankan melakukan berbagai kegiatan dan harus tinggal dirumah demi mencegah menyebarnya wabah Covid-19,”ujar Hamzah Pangki, Senin (23/3).
Hanya saja, lanjut sosok yang akrab disapa dengan Pak Ketua, pola lockdown yang diterapkan seperti di China dan Italia dan beberapa negara maju untuk mencegah penularan Covid-19 ini sangat sulit untuk dilakukan di Indonesia, termasuk di Butta Panrita Lopi dimana memiliki rentang kendali yang begitu luas dan tidak didukung sarana prasaran kesehatan yang memadai.
“Karena pola lockdown seperti di negara maju sulit kita terapkan, jalan keluarnya kita harus mengopitmalkan potensi pedesaan dan potensi gotong royong atau aksi kolektif rakyat yang nota bene merupakan warisan budaya. Apalagi desa merupakan wilayah otonom dalam pemerintahan Indonesia,”jelas Hamzah.
Andi Hamzah Pangki menjelaskan, lockdown berbasis desa dimulai dengan fasilitasi perangkat desa untuk di edukasi dan mengenali apa itu covid-19, untuk selanjutnya mereka bermusyawarah demi merumuskan bagaimana mereka menghadapinya secara kolektif.
“Perangkat desa kemudian membuat semacam Pokja yg menindaklanjuti kebijakan desa yang berasal dari hasil musyawarah dan langkah apa yang akan dilakukan untuk melindungi warga dari penularan virus, sambil menggali potensi apa yang ada didesa untuk mendukung dalam hal meningkatkan imunitas warga, juga membuat masker dari bahan-bahan yang tersedia,”kata Politisi asal Gantarang Kindang ini.
LO Hamzah Pangki, Irwan Nasir menambahkan bila pemerintah desa harus membangun sistem pemantauan terhadap warganya secara mandiri. “Siapa saja warga yang keluar dan masuk desa, sehingga ada persiapan dini agar tidak menjadi obyek yang menyebarkan virus ke warga yang lain,”pinta Irwan. (min/rif/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.