Headline

20 Wastafel Portabel Siap Dipasang di Ruang Publik


MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan wastafel portabel untuk membantu warga menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun. Rencananya, fasilitas ini akan dipasang di pasar-pasar tradisional. Termasuk di ruang publik lainnya yang ada di kota Makassar.
Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengecek langsung kondisi wastafel portabel yang sudah dirakit di halaman kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Senin (23/3).
“Salah satu kunci keberhasilan dalam menghentikan penyebaran covid-19 adalah menjaga kebersihan warga dengan rutin mencuci tangan. Makanya, kita ingin mempermudah warga dengan menyiapkan wastafel di tempat-tempat umum. Termasuk di pasar-pasar tradisional dan ruang publik lainnnya di Makassar. Saat ini yang siap dipasang sekitar 20-an, dan akan kita terus tambah. Beberapa pihak swasta juga sudah ada mengkonfirmasi untuk berpartisipasi, dan itu kita sangat berterima kasih” ujar Iqbal.
Iqbal juga menambahkan, wastafel portable ini dilengkapi dengan alat penampung air bersih yang nantinya rutin disuplai oleh PDAM. Termasuk sabun untuk cuci tangan warga.
“Kami juga meminta kepada seluruh pihak swasta untuk bergerak dalam solidaritas bersama Makassar melawan penyebaran covid-19. Termasuk memperkuat solidaritas warga untuk menjaga kedisiplinan menjaga jarak, dan tinggal di rumah saja jika tidak ada urusan yang penting,” lanjutnya.
Bagi pihak swasta yang ingin berpartisipasi, Iqbal mengundang untuk datang dan melihat desain wastafel portabel yang telah dirakit di kantor PDAM Makassar.
Iqbal juga memimpin gerakan solidaritas sterilisasi kota melawan penyebaran vovid-19 dengan melakukan penyemprotan di area-area publik. Setelah menyisir sejumlah jalan-jalan utama, kemarin giliran rumah-rumah ibadah yang menjadi sasaran.
“Hari ini (kemarin) kita fokus ke rumah-rumah ibadah. Kita keliling lakukan penyemprotan disinfektan, mulai dari masjid, gereja, klenteng, vihara, pura dan fasilitas publik lainnya. Target kita, seluruh public space yang ada di kota Makassar kita lakukan pembersihan. Sambil kita terus meminta kepada masyarakat untuk menghentikan aktifitas di luar dan tingga di rumah saja” ujar Iqbal kemarin.
Dalam aksi “cuci” kota ini, tim reaksi cepat Pemadam Kebakaran Kota Makassar melakukan penyemprotan dan berkolaborasi dengan tim relawan dan bantuan kemanusiaan FTI UMI.
“Kami berterima kasih kepada pihak-pihak yang selama ini ikut memberikan kepedulian dalam melawan penyebaran covid-19 di Kota Makassar.Termasuk teman-teman dari relawan dan bantuan kemanusiaan FTI UMI. Semoga kepedulian dan aksi nyata yang diberikan untuk kota kita ini bernilai ibadah di sisiNya” lanjut Iqbal.
Di tempat yang sama, Dekan FTI UMI Dr Zakir Sabara H Wata menyampaikan bahwa aksi “cuci kota” yang dilakukan merupakan bentuk solidaritas UMI Makassar untuk bersama seluruh elemen masyarakat menghentikan penyebaran virus berbahaya ini.
“Sesuai arahan Pak Rektor dan juga hasil kordinasi dengan Pak Wali (Iqbal), hari ini (kemarin) kami turun bersama-sama berkeliling ke rumah-rumah ibadah. Hanya satu cara untuk melawan virus ini, yakni bersatu dan kompak dengan seluruh masyarakat. Hanya saja, percuma kita lakukan semua ini jika instruksi dari pemerintah untuk tinggal di rumah tidak dipatuhi. Makanya sekali lagi kita harus kompak, kita bisa menghentikan penyebaran virus ini dengan semangat Makassar yang kita miliki,” ujar Zakir.
Sejumlah rumah ibadah yang didatangi, di antaranya Gereja Katedral, Klenteng Xian Ma, Masjid Raya, serta beberapa rumah ibadah lainnya. (rhm)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.