Kriminal

Seorang Remaja Diamankan dari Dalam Masjid


MAKASSAR, BKM– Entah apa dibenak remaja yang masih duduk di bangku SMP ini hingga melakukan perbuatan senonoh terhadap perempuan yang masih berusia lima tahun. Ironisnya, aksinya dilakukan di dalam sebuah masjid di Jalan Tamangapa, Kecamatan Manggala.

Kasus pelecehan seksual anak di bawah umur ini terungkap setelah perempuan usia lima tahun ini mengadu ke orangtuanya. Dia menceritakan peristiwa dialaminya.
Hanya saja, petugas kepolisian menangani kasus ini belum dapat menjelaskan lebih jauh pelecehan dilakukan remaja berusia 14 tahun tersebut.
Namun berdasarkan pengakuan terduga pelaku menyebutkan, dirinya mengakui melakukan pelecehan seksual dengan cara mengusap kemaluan korban.
Ketua TRC P2TP2A Makassar, Makmur, mengatakan, perbuatan senonoh dilakukan pelaku usai jamaah melaksanakan salat duhur.

”Informasi yang kami peroleh jika perbuatan cabul dilakukan remaja pria terhadap perempuan berusia lima tahun itu terjadi saat situasi sudah sepi di dalam masjid, setelah jamaah masjid sudah pulang melaksanakan salat duhur. Saat situasi sepi itulah, pelaku melecehkan korban dengan cara mengelus (maaf) kemaluan korban. Tak sampai terjadi hubungan intim,” kata Makmur mengutip informasi yang diterimanya.

Usai pelaku melancarkan aksinya, sambung Makmur, pelaku masih tinggal di dalam masjid. Sementara korban pulang dan menceritakan kejadian yang dialaminya ke orangtuanya.

Orangtua korban mendengar cerita anaknya, jadi geram. Dia langsung mendatangi pelaku yang masih berada di dalam masjid. Saat itulah kasus pelecehan seksual ini terbongkar,” terang Makmur.

Selanjutnya, kata Makmur pelaku diamankan lalu digiring ke rumah Rukun Warga (RW). Kemudian RW menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa dengan maksud agar kejadian tersebut tak sampai terjadi keributan.
”Karena solusi untuk mengatasi permasalahan pelecehan tersebut hanya bisa ditangani pihak perlindungan perempuan dan anak (PPS) Polrestabes Makassar, sehingga pelaku diserahkan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” terang Makmur lagi, Rabu (18/3)
.
Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Ismail yang dikonfirmasi terpisah, mengaku telah menangani perkara tersebut. Kata dia, pihaknya masih memproses perkara tersebut.

”Betul saja ada perkara pelecehan kami tangani dan sementara dalam proses. Hasilnya belum bisa kami simpulkan. Yang jelas, kasus pelecehan dilakukan remaja pria terhadap perempuan berusia lima tahun ini sementara kami dalami. Korban dan pelaku masih anak di bawah umur. Jadi penanganannya berdasarkan UU Perlindungan Anak. Intinya, kasus ini kami proses sepanjang kedua pihak tidak ada kesepakatan,” kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Ismail. (ish/mir)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.