Kriminal

PN Makassar Tunda Sejumlah Sidang Perkara


MAKASSAR, BKM — Mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19, Pengadilan Negeri (PN) Makassar, menunda sejumlah sidang perkara. Juga melakukan pembatasan pengunjung sidang yang hendak masuk ke dalam area ruang sidang.
Bahkan, untuk perkara perdata diimbau agar menggelar sidang secara online. Humas Pengadilan Negeri Makassar, Bambang Nurcahyono, mengatakan, pihak PN Makassar telah menerima surat edaran dari Mahkamah Agung dan pemerintah setempat agar sebisa mungkin dapat mengurangi interaksi di pengadilan.
Dalam surat edaran Mahkamah Agung, menyebutkan, agar hakim yang dalam kondisi kesehatannya kurang baik diminta untuk di rumahkan. Hanya saja, kata Bambang, di PN Makassar tidak ada hakim yang diliburkan dan hingga saat ini semua hakim tetap berkantor.
”Tidak ada yang diliburkan. Kantor tetap berjalan normal. Hanya memang ada beberapa penundaan sidang untuk melakukan protokol cegah virus Covid-19. Sesuai arahan pimpinan dan seminim mungkin untuk menghindari banyak orang. Jadi kami tetap standby di kantor,” tukas Bambang Nurcahyono, Rabu (18/3).
Menurut Bambang, sesuai protokol, pencegahan virus Covid-19 ini, pada pintu masuk PN Makassar telah dilakukan pengecekan suhu badan kepada setiap pengunjung sidang. Sedangkan untuk sidang perkara pidana, terutama yang banyak menghadirkan pengunjung, ada beberapa yang ditunda.
Terpisah, petugas yang melakukan pemeriksaan suhu badan, Misbah, mengaku sesuai instruksi pengunjung dengan suhu badan di bawah 37 derajat celsius saja yang dibolehkan masuk ke Pengadilan Negeri Makassar.
”Kalau di atas 37 derajat celsius, kita merekondasikan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Misbah mengaku, saat ini terhitung sejak Rabu 18 Maret pengunjung sidang memang mulai berkurang. Berbeda dari hari-hari sebelumnya.
Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum, Imawati, mengaku sidang kasus dugaan korupsi Fee 30 persen dengan terdakwa Hamri Hayya memang ditunda selama dua pekan. ”Iya ditunda sampai 2 April mendatang. Kalau agendanya masih pemeriksaan saksi,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan sejumlah ruang sidang di Pengdilan Negeri Makassar, sejak Rabu pagi memang terpantau sepi. (mat/mir)

Komentar Anda




Comments
To Top