Headline

Bunyi Sirine Bersahutan Dikira Suasana Genting


KAMIS (19/3) sekitar pukul 08.30 Wita, tetiba sejumlah mobil polisi melaju secara beriringan dan saling membunyikan serine. Ada pula mobil TNI dari Kodam. Kendaraan tersebut meluncur menuju lokasi kamp Ijtima Zona Asia 2020 di Pakkatto, Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu.
Warga yang bermukim di sepanjang jalan yang dilewati langsung panik. Mereka mengira ada suasana genting tengah terjadi. Namun setelah mengetahui dengan jelas tentang kehadiran kendaraan tersebut, barulah mereka paham situasi yang ada.
Kehadiran armada pengamanan itu lantaran Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdulallah, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, serta Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe tengah berada di kantor camat Bontomarannu. Selanjutnya melakukan kunjungan langsung ke kamp peserta ijtima.
”Oh…kukirai ada yang genting. Karena banyak sekali mobil polisi yang bunyi sirinenya. Ternyata perkemahan yang di Pakkatto dibatalkan,” kata Dg Lebang, yang langsung berlari ke pinggir jalan melihat banyaknya mobil polisi merapat ke kantor camat dan Polsek Bontomarannu.

Di kantor camat Bontomarannu, unsur forkopimda Sulsel telah berkumpul. Hadir pula Bupati Adnan Purichta Ichsan dan wabup, serta unsur forkopimda Gowa. Selanjutnya berlangsung telekonferens dengan Presiden Joko Widodo terkait pembatalan Ijtima Asia.
Dan pantauan BKM di lokasi kamp pukul 11.00 Wita, sejumlah jamaah yang baru datang tetap mengalir. Di antaranya satu unit mobil Toyota Innova putih bernopol DD 1362 RU, memuat sedikitnya delapan orang jamaah WNA.
Kedatangan jamaah WNA ini disertai sekitar 5 mobil lainnya berisi puluhan jamaah asal wilayah Sulsel. Mereka melintas di depan kantor Camat Bontomarannu di saat rombongan Gubernur Sulsel melakukan telekonferens. (sar)

Komentar Anda




Comments
To Top