Kriminal

Gasak Gawai Mahasiswi, Pasangan Kekasih Dibui


MAKASSAR, BKM — Sepasang kekasih setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Rappocini, dijebloskan ke dalam rumah tahanan (Rutan) Mapolsek Rappocini, Selasa (17/3).

Panit II Reskrim Polsek Rappocini, Ipda Nurman Matasa, mengatakan, pria dan wanita dijebloskan di rumah tahanan itu adalah terduga pelaku dalam tindak pidana pencurian dan pemberatan (Curat)
.
”Sebelumnya kami terima laporan seorang mahasiswi bernama Resky Amalia Utami (22), dalam keterangannya jika ponsel (gawai) miliknya yang disimpan di dashboard motornya saat sedang singgah di Jalan Talasalapang, Kecamatan Rappocini pada 26 Februari 2020 lalu, raib digondol maling,” ungkap korban yang ditirukan Panit II Reskrim Polsek Rappocini.

Selanjutnya, tim khusus Polsek Rappocini menerima laporan korban turun melakukan penyelidikan pada hari Minggu (15/3). Dari hasil penyelidikan, pelaku teridentifikasi berdasarkan dari hasil tantangan kamera CCTV milik warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

”Setelah ciri-ciri pelaku berjumlah dua orang itu kami kantongi, selanjutnya kami menguber keduanya. Salah satunya berhasil diketahui keberadaannya yang tengah berada di sebuah rumah di Jalan Sultan Alauddin. Dari rumah ini diamankan perempuan Noviana. Dia diinterogasi dan mengaku bahwa betul dirinya mengambil ponsel korban. Dia juga menyebutkan teman prianya yang merupakan eksekutor bernama Dedi. Disebutkan, Dedi bersembunyi di Jalan Palantikan, Kabupaten Gowa,” terang Panit II Reskrim Polsek Rappocini lagi menirukan keterangan pelaku.

Panit II Reskrim, menambahkan, proses pengembangan dilakukan. Sebuah rumah di Jalan Palantikan dikepung. Hasilnya, pria bernama Dedi berhasil dibekuk.
”Awalnya Dedi berkelit. Namun melihat Novi dalam kawalan polisi sehingga dia langsung tertunduk dan membungkam.
Dari penangkapan keduanya, diamankan barang bukti berupa satu unit gawail merek Vivo warna hitam milik korban dan satu unit sepeda motor merek Honda Beat warna hitam yang digunakan melakukan kejahatan.

Kedua tersangka mengakui telah mengambil gawai korban. Saat itu, keduanya sedang melintas di Jalan Talasalapang, Kecamatan Rappocini. Salah satu dari mereka, yakni Dedi, melihat korban menyimpan gawainya di dashboard motornya. Pelaku langsung turun dari motornya.

”Ketika pelaku (Dedi) melintas berboncengan dengan Novi, ia melihat korban yang sementara singgah kemudian korban menyimpan ponselnya di dashboard motornya. Kesempatan itulah dimanfaatkan Dedy. Selanjutnya Dedy turun dari motornya lalu mengambil Ponsel korban selanjutnya kabur. Meski begitu, aksi kedua pelaku pun terekam kamera CCTV sehingga teridentifikasi. Kini kedua pelaku berstatus tersangka dan menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (ish/mir/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.