Metro

RS Bhayangkara Sediakan 47 Tempat Tidur Isolasi untuk Kasus Corona


RS Bhayangkara menyiapkan kamar khusus untuk isolasi ODP dan PDP.

MAKASSAR, BKM — Rumah Sakit Bhayangkara mulai menyiapkan kamar isolasi untuk pengidap corona bagi kategori surveilans corona orang dalam pemantauan ( ODP) dan Pasien dalam pengawasan ( PDP)

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Kombes Pol Farid Amansyah mengatakan orang dalam pemantauan adalah yang menunjukkan gejala demam, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, sesak nafas yang disertai riwayat datang dari negara atau daerah outbreak corona kurang 14 hari terakhir tanpa kelainan radiologi.

Sedangkan pasien dalam pengawasan, kata Farid, adalah orang yang mengalami gejala mirip corona, ditambah pernah berkunjung ke daerah epidemi dan ada kelainan paru berdasarkan hasil scan.

“Sementara kami siapkan lima kamar isolasi di perawatan biasa, dua isolasi di IGD, namun kalau terjadi pandemi yang lebih luas kita siapkan 47 kamar ruang isolasi,” katanya.

Ia menghimbau agar masyarakat mengikuti seruan pemerintah untuk menghindari kerumunan, atau membuat kegiatan yang dapat membuka ruang penyebaran virus corona.

“Kenapa kemudian kita harus mengikuti seruan ini, karena penyebab kematian corona ini, bukan obat yang tidak ada, bukan dokter yang kurang, tetapi rumah sakit tidak mampu, karena membludak, akhirnya banyak yang mati karena tidak dirawat,” katanya.

Secara rinci ia mengatakan orang yang mengidap penyakit corona ini dapat sembuh dengan sendirinya, kalau tubuh kita kuat, maka anti bodi kita merespon untuk melawan virus tersebut.

“Orang yang banyak dikatakakan fatal, karena ada penyakit lainnya, terutama perokok. Informasi yang kita dapat 1.000 kali lebih rentan kena virus corona daripada tidak merokok serta ada penyakit bawaan lainnya,” katanya. (*)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.