Headline

Mal Lengang, Bandara Sepi


MAKASSAR, BKM — Penyebaran covid-19 telah berdampak pada berbagai sendi kehidupan. Tak terkecuali di bandara serta pusat perbelanjaan. Kondisinya tampak sepi, seperti terpantau Selasa (17/3).
Di tiga mal, yakni Mal Panakkukang, dan Mal Panakkukang Square di Jalan Boulevard, serta Mal Ratu Indah di Jalan Ratulangi, terlihat lengang.
Di Mal Panakkukang Square misalnya, lorong-lorong dari lantai dasar hingga atas terlihat tak banyak pengunjung. Juga untuk kursi-kursi pada gerai tempat makan juga tampak kosong.
Berdasarkan pengakuan beberapa penjaga gerai toko, sejak mewabahnya virus corona diumumkan, tingkat kunjungan menurun.
“Iya, sejak informasi tentang virus corona ramai, pengunjung menjadi sepi,” ujar seorang staf toko penjual pakaian di Panakkukang Square. Kondisi yang tak jauh berbeda terlihat di MaRI. Dari pantauan BKM, Selasa siang (17/3), suasana di pusat perbelanjaan ini nampak lenggang. Saat berkeliling dalam area mal, kondisinya sepi. Demikian pula di toko buku yang sempat dikunjungi.
Meski begitu, sistem pengamanan di pintu masuk mal sedikit berbeda dari hari biasanya. Sebelum masuk, pengunjung diminta berhenti sejenak. Selanjutnya memeriksa kondisi tubuh pengunjung menggunakan alat pendeteksi yang telah disediakan. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran covid-19.
“Maaf, kami periksa dulu yah pak. Ini untuk mendeteksi dan pencegahan virus corona,” ujar petugas keamanan.
Di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, tidak banyak penumpang yang terlihat. Oleh pihak PT Angkasa Pura I (Persero) dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) telah menyiapkan alat pengecekan suhu tubuh (thermal scanner) serta penyanitasi tangan (hand sanitizer). Tiap terminal penumpang di area kedatangan dan penberangkatan alat ini telah disediakan.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Wahyudi, mengatakan pihaknya telah memasang alat pendeteksi suhu tubuh di area kedatangan domestik dan internasional. Juga menyediakan cairan pembersih tangan untuk petugas serta pengguna jasa.
“Kita selalu memeriksa suhu tubuh para penumpang di bandara. Memang masih satu alat di pintu kedatangan internasional. Kalau di ruang kedatangan domestik kami menyediakan petugas untuk mengecek langsung,” terang Wahyudi, Selasa (17/3).
Humas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin AP1 Dian Permata Sari, menegaskan penumpang yang tidak mendapatkan pelayanan bandara berupa pemeriksaan suhu tubuh dan sanitizer bisa melaporkan langsung di kontak person yang disiapkan AP1. Sebab, pihaknya selama ini siap melayani penumpang jika membutuhkan.

Gugus Tugas

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaebmengambil tindakan-tindakan preventif untuk mencegah maraknya penularan virus corona. Usai menghentikan sementara kegiatan sekolah, selanjutnya pada hari Selasa (17/3) Iqbal menerbitkan surat keputusan terkait membentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19.
Tim ini diketuai Sekertaris Kota Makassar Muhammad Ansar. Didukung oleh sejumlah elemen seperti Public Safety Centre 119, PMI, IDI, PPNI, Persakmi, Forum CSR, ormas, Unicef, swasta, serta seluruh jajaran di lingkup Pemkot Makassar.
“Kita merespon perintah Bapak Presiden (Jokowi) untuk membentuk Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Virus Covid 19 di daerah. Alhamdulillah, teman-teman disini memberi respon yang luar biasa, baik itu PMI, IDI, UNICEF dan lain-lainnya. Makanya hari ini kita langsung berkumpul sekaligus menggelar rapat perdana untuk menyusun langkah-langkah strategis yang dilakukan” ujar Iqbal usai memimpin rapat di ruang rapat sekkot, Selasa (17/3).
Menurutnya, gugus tugas ini bekerja menciptakan percepatan penanganan dengan mengambil langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergi antar seluruh elemen, sebagai bentuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan kedaruratan kesehatan masyarakat terhadap ancaman penyebaran covid-19.
Sekkot Makassar Ansar yang juga ketua Gugus Tugas, menjelaskan bahwa pihaknya akan massif melakukan pertemuan secara online untuk menghindari terjadinya kerumunan.
“Tim sudah terbentuk. Selanjutnya dalam waktu cepat kita langsung bekerja sesuai dengan bagian tugas masing-masing. Tadi dalam pertemuan sudah banyak masukan, memetakan persoalan, mengukur potensi kita, termasuk siapa melakukan apa. Lebih detailnya akan kita bicarakan lagi secara teknis. Namun komitmen kita bergerak cepat, tepat. Termasuk menjaga ketenangan warga dari aliran informasi yang meresahkan” jelas Ansar.
Usai melakukan pertemuan dengan seluruh tim gugus tugas, di tempat berbeda, Iqbal selanjutnya menggelar rapat koordinasi terbatas dengan seluruh forum koordinasi pimpinan daerah Kota Makassar. Hadir Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan, Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto, serta perwakilan Kejaari Makassar.
Ansar yang juga hadir dalam rapat terbatas itu, menjelaskan bahwa pertemuan ini membahas situasi terkini di Makassar. Termasuk membangun beberapa pola kordinasi dalam menciptakan Makassar agar tetap tenang dan memastikan segala kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi.
“Banyak hal yang dibicarakan terkait kesiap-siagaan dalam melakukan pencegahan penyebaran covid-19 di Makassar. Contoh saja di kepolisian, mereka saat ini dalam kewaspadaan penuh. Termasuk menyiapkan tim khusus yang bisa bergerak setiap saat. Mereka memiliki peralatan yang sangat memadai, misalnya alat penyemprotan disinfektan yang bisa digunakan mensterilkan ruang-ruang publik yang dianggap rawan,” ujar Ansar. (arf-ita-jun-rhm)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.