Kriminal

Hasilnya untuk Berjudi dan Narkoba


Lima Kali Beraksi di Rumah Sakit

IST DIAMANKAN -- Tersangka Jayadi dan penadahnya, Endang saat diamankan tim Resmob Polsek Panakkukang.

MAKASSAR, BKM — Seorang tersangka pencurian yang beraksi di Rumah Sakit Ibnu Sina Jalan Urip Sumoharjo diciduk polisi saat tengah berada di rumahnya di Jalan Daeng Tutu, Selasa (17/3), sekitar pukul 02.30 Wita.

Selain berhasil mengamankan tersangka, petugas kepolisian juga berhasil mengamankan penadahnya. Dari penangkapan keduanya, polisi menyita barang bukti berupa satu unit ponsel merek Oppo A5 2020 yang diduga milik korban.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman mengemukakan, dua orang diamankan ini adalah maling dan penadahnya. Dia adalah Jayadi alias Jaya (26) dan penadahnya seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Endang (44).

”Kedua warga Jalan Nurdin Dg Tutu itu diamankan di rumahnya masing-masing, setelah tim Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit 2 Reskrim, Ipda Fahrul mengetahui keberadaan keduanya,” kata Kapolsek.

Perwira satu bunga melati di pundaknya ini melanjutkan, sebelumnya pihaknya menerima laporan dari keluarga pasien yang sementara berada dalam kamar perawatan. Dia telah kehilangan barang elektronik berupa gawai atau handphone.
Ponsel korban diduga kuat dijarah maling. Laporan korban terlampir dengan nomor aduan /220/K/III/2020/Poltestabes Makassar/Polsek Panakkukang pada tanggal 1 Maret 2020.

”Laporan korban ditindaklanjuti tim Resmob yang turun melakukan penyelidikan. Proses penyelidikan pun berbuah hasil. Menurut informasi yang diterima tim Resmob menyebutkan, pria yang sejauh ini dicari tengah berada di rumahnya, Jalan Nurdin Daeng Tutu. Dengan sigap personel Resmob bergerak ke sebuah rumah yang ditunjukkan. Hasilnya, pria bernama Jayadi pun tertangkap. Selanjutnya ia digelandang ke Posko Resmob Panakkukang untuk diperiksa,” jelas Kapolsek.

Dari keterangan Jayadi, selain mengakui perbuatannya yang telah mencuri dua unit ponsel di Rumah Sakit Ibnu Sina. Ia juga menyebutkan, keterlibatan rekannya serta  gawai yang dijarahnya itu telah ia jual ke seorang perempuan yang merupakan tetangganya.

”Tersangka mengaku bahwa telah menjarah dua unit gawai di Rumah Sakit Ibnu Sina. Aksi tersangka tak seorang diri. Namun disebutkan ia ditemani rekannya. Gawai korban katanya dijual rekannya berinisial NK yang masih buron. Gawai itu dijual seharga Rp900 ribu dan satu unit gawai lainnya juga di jual NK lewat media sosial seharga Rp300 ribu. Hasil penjualan kemudian digunakan judi serta beli narkoba. Aksinya pun disebutkan sudah lima kali dan sasarannya rumah sakit,” beber Kapolsek menirukan pengakuan tersangka.

Usai tersangka diinterogasi, selanjutnya tim Resmob menggiring tersangka dalam pengembangan pencarian barang bukti. Hasilnya, barang bukti pun berhasil diamankan dalam penguasaan penadahnya seorang ibu rumah tangga (IRT), yakni perempuan Endang.

”Setelah tersangka dan penadahnya serta barang bukti kejahatannya disita. Tersangka dan penadahnya usai menjalani pemeriksaan, kemudian dijebloskan ke rumah tahanan (Rutan) Mapolsek Panakkukang guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkas Kapolsek. (ish/mir/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.