Kriminal

Tiga Kawanan Anirat Dijebloskan ke Sel


MAKASSAR, BKM — Penyidik Polsek Panakkukang usai memeriksa Aan, selanjutnya menjebloskan Aan ke balik sel rumah tahanan (Rutan) Mapolsek Panakkukang. Tersangka tindak pidana penganiayaan berat (Anirat) ini menunggu proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman, mengatakan, sebelumnya warga Jalan Kesatuan ini melakukan tindak penganiayaan berat melibatkan dua rekannya terhadap korban yang melaporkannya.

”Dari kejadian itu, korban menderita luka tebasan pada bagian dada setelah disayat tersangka Aan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis samurai,” jelas Kapolsek, Minggu (15/3).

Perburuan dilakukan pada Sabtu (14/3), setelah laporan korban diterima Unit Resmob Polsek Panakkukang. Alhasil satu persatu tersangka diamankan. Berawal terhadap lelaki Fadli, warga Jalan Kesatuan. Ia datang menyerahkan diri ditemani keluarganya.
”Dari penuturan Fadli yang mengakui keterlibatan dirinya mengeroyok korban. Bahkan merampas gawai atau ponsel korban, hingga terungkap lagi salah satu rekannya, yakni Arif. Tim Resmob melakukan pengembangan dan mendatangi persembunyian Arif yang diketahui tengah berada di Jalan Urip Sumoharjo. Tim Resmob berhasil mengamankan Arif yang sementara tidur pulas,” jelas Kapolsek.

Tidak sampai disitu, proses pengembangan terus berlanjut, salah satu tersangka yang merupakan eksekutor, yakni Aan, akhirnya berhasil ditangkap saat tengah berada di rumahnya di Jalan Kesatuan, setelah sebelumnya polisi terlibat kejar-kejaran dan Aan saat itu berhasil meloloskan diri.

”Tersangka Aan berhasil ditangkap saat tengah berada dirumahnya. Bahkan saat diinterogasi ia mengakui perbuatannya di depan orangtuanya bahwa dirinya telah menganiaya korban lantaran kesal terhadap korban yang telah mengganggu kekasihnya. Selain menganiaya korban, tersangka juga merampas ponsel korban. Kini ketiganya berstatus tersangka dan meringkuk di sel Mapolsek Panakkukang,” pungkas Kapolsek (ish/mir/b)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.