Headline

Siswa Antre Cuci Tangan Sebelum Masuk Kelas


Mencegah Penyebaran Covid-19 di Sekolah

MAKASSAR, BKM — Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 14 Makassar Jalan Baji Minasa, berlangsung berbeda dari hari biasa, Senin (16/3). Warga sekolah, baik guru maupun siswa yang ingin masuk dalam ruang kelas diwajibkan untuk lebih awal membersihkan tangan dengan air bersih dan pembersih tangan (hand sanitizer).
Sejak pukul 06.00 Wita, para guru dan siswa sudah mulai ramai antre depan ruang kelas yang telah ada keran airnya. Mereka berjejer untuk membersihkan tangannya sebelum masuk dalam ruang kelas mengikuti ujian sekolah (US). Kegiatan bersih-bersih diri sebelum masuk ruang kelas dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19.
“Aksi bersih-bersih sebenarnya sudah lama diterapkan dalam sekolah. Setelah adanya virus corona ini, kami lebih optimalkan kebersihan. Jadi sebelum masuk dalam ruang kelas, siswa dan guru harus membersihkan tangannya. Termasuk setelah melakukan aktivitas,” ujar Kepala SMAN 14 Kota Makassar Nurhidayah Masri, kemarin.
Sejak Senin kemarin, lanjut Nurhidayah, siswa kelas XII di SMAN 14 Makassar mengikuti pelaksanaan US. Sebanyak 268 siswa, terdiri dari 201 siswa kelas IPA dan 67 siswa IPS ikut ujian. Berlangsung selama seminggu, Senin (16/3) hingga Senin (23/3).
Sementara itu, siswa yang duduk di kelas X dan kelas XI diberikan pelajaran secara daring melalui aplikasi. Langkah tersebut diambil karena sudah cukup banyak siswa di sekolah ini yang memiliki smartphone atau laptop.
“Kami berinisiatif untuk meliburkan siswa kelas satu dan dua mengikuti belajar dalam kelas dengan menggantikan belajar secara daring dengan aplikasi yang telah kami punya. Selain untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, juga bertepatan pada pelaksanaan US di sekolah. Sehingga kami laksanakan seperti itu. Kami tidak tunda US di sekolah karena belum ada penyampaian langsung dari dinas,” tambahnya.
Sementara di SMP Islam Al Azhar Makassar, siswa di sekolah tersebut diliburkan bukan karena mencegah penyebaran virus corona. Melainkan karena siswa telah selesai menerima rapor.
Saat BKM berkunjung ke sekolah yang berlokasi di Jalan Aroepala ini, sistem pengamanan lebih baik. Tamu yang ingin masuk diwajibkan membersihkan tangan dengan hand sanitizer. Aktivitas sekolah nampak lenggang.
“Siswa kami sekarang ini sedang libur sesuai instruksi dari pusat Al Azhar. Libur bukan terkait virus corona. Tidak ada hubungannya. Tetapi libur karena siswa baru selesai penerimaan rapor,” singkat seorang pegawai SMP Islam Al Azhar Makassar yang tidak ingin menyebutkan namanya kepada BKM. (arf/rus)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.