Kriminal

Tim Jatanras Ringkus Sepuluh Pria Pengeroyok Dosen


MAKASSAR, BKM — Tim Kejahatan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Makassar meringkus sepuluh orang pria, Kamis (12/3). Mereka diduga kuat merupakan tersangka dalam tindak pidana penganiayaan terhadap seorang dosen.
Selain mengamankan tersangkanya, polisi juga turut menyita barang bukti senjata tajam (Sajam) jenis panah (busur) dan parang. Selanjutnya, mereka dihadapkan dengan laporannya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasubnit II Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Ahmad Syah Jamal, mengatakan, mereka diamankan adalah tindak lanjut dari laporan yang diterima sebelumnya. ”Kami sebelumnya menerima laporan. Korban adalah seorang dosen universitas di Sulawesi Barat. Disebutkan oleh korban, dirinya dikeroyok beberapa orang pria mengakibatkan tubuh korban memar,” jelas Ipda Ahmad Syah Jamal menirukan keterangan korban.

Pengeroyokan ini berawal dari perkelahian antara korban dengan salah seorang tersangka lantaran sengketa tanah yang terletak di Jalan Hertasning Baru. ”Sebelum korban dan tersangka terlibat perkelahian berujung dugaan pengeroyokan, korban mendatangi tersangka di lokasi yang masing-masing diakui adalah miliknya. Keduanya pun terlibat adu mulut hingga berujung dugaan pengeroyokan dilakukan tersangka. Tapi kasus penganiayaannya ini adalah tindak pidana penganiayaan. Permasalahan tanah itu adalah perdata. Yang kami tangani pidananya,” kata Ipda Ahmad Syah Jamal.

Dia melanjutkan, barang bukti yang disita berupa panah dan parang, menurut tersangka, hanya untuk berjaga-jaga. Karena katanya, jangan sampai korban balas dendam dan akan melakukan penyerangan.

”Meski begitu alasan pelaku, namun saat proses penangkapan berlangsung dan ditemukan barang bukti senjata tajam. Sehingga tersangka menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (ish/mir/c)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.