Headline

Rumah Wedding Aliya Melayani Hingga Luar Sulawesi


Bisnis WO Terus Menggeliat

BISNIS wedding organizer (WO) terus menggeliat di Kota Makassar. Satu persatu jenis usaha ini bermunculan. Tak terkecuali kaum Hawa yang terjun ke dalamnya. Salah satunya Astri Rahmani Zahra.

SEMUA berawal dari ketertarikan di dunia kecantikan dan fashion. Ditambah keinginannya untuk menyalurkan bakat serta minat berkreasi di bidang tersebut, Astri, begitu ia akrab disapa, merintis usaha WO.
Namanya Rumah Wedding Aliya. Diambil dari nama anaknya sendiri, yakni Aliya.
Usaha yang digeluti Astri melayani perhelatan pernikahan. Mulai dari prosesi akad nikah, pelaminan, catering, rias pengantin, hingga dokumentasi.
Wanita kelahiran Takalar, 23 Mei 1992 ini mengaku sudah belajar tentang kecatikan dan fashion sejak duduk di bangku sekolah. Ia memang jebolan SMK dengan spesialisasi kecantikan.
Selain itu, untuk menambah wawasan dan pengetahuannya, Astri juga sering ke acara-acara pernikahan. Di situ ia lebih banyak memperhatikan dekorasi, gaun serta make up pengantin.
”Pertama saya mau menekuni usaha ini, karena saya tamatan SMK jurusan kecantikan. Setelah tamat SMK, saya daftar lagi di BLK (balai latihan kerja) khusus kecantikan,” ujar Astri di tempat usahanya Jalan Bangkala Raya Makassar, Rabu (12/3).
Namun, tidak mudah bagi Astri untuk merintis usahanya ini. Salah satu kendalanya, ia tak punya modal. Jadilah Astri hanya menjual jasa.
”Waktu itu saya cuma punya Rp6 juta. Saya kemudian menjual jasa untuk kecantikan. Sejak saat itu saya mulai kumpulkan semua alat-alat kecantikan. Mulai dari make up, gaun, serta dekor. Itu saya lakukan kurang lebih satu tahun,” kenangnya.
Berdiri mulai tahun 2014, Rumah Wedding Aliya kini mulai dikenal banyak orang. Bukan hanya di Makassar, tapi juga kabupaten lain. Termasuk di luar Sulawesi.
Rumah Wedding Aliya menyiapkan berbagai busana adat dan dekorasi. Bukan hanya pakaian adat Bugis-Makassar, tapi juga Jawa. Soal harga, Astri mengaku menyesuaikan dengan budget pemesan.
”Biasanya kita banyak layani di Makassar, Gowa, dan Maros. Kalau soal harga, kita punya paket sendiri,” terangnya.
Biasanya, menurut Atsri, dalam persiapan pernikahan selalu ada pembicaraan dengan pengantin. Salah satu yang dibahas adalah prosesi serta kesanggupan mereka.
”Kalau cuman make up dan baju couple itu mulai Rp500 ribu. Tapi kalau sudah dengan dekorasi, tenda, pelaminan, kursi, souvenir, bosara, seragam keluarga, dokumentasi dan makanan, itu kisaran harga Rp5 juta sampai Rp25 juta per paket,” jelasnya.
“Semua kita tentukan dengan kesanggupan calon pengantin. Kendala pasti ada. Seperti itu biasanya ada karena banyak maunya. Atau sudah jauh jaraknya, minta diskon lagi,” tambahnya sambil tersenyum.
Dengan budget yang tegrolong terjangkau, Rumah Wedding Aliya menyediakan tujuh paket acara. Masing-masing satu paket satuan, satu paket luar daerah, dan lima paket ramah panaik.
Dari usaha yang dilakoninya, Astri mengaku mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan. Dia menyebut bisnis ini sangat berpeluang untuk dikembangkan, karena hampir setiap hari selalu saja ada yang menyewa jasanya.
Sebagai upaya meningkatkan bisnisnya, Astri bergabung dalam perkumpulan WO. Juga aktif mengikuti pameran serta event lainnya.
”Kalau bicara hasil, alhamdulillah. Sudah bisa bayar pegawai yang jumlahnya delapan orang. Kalau untuk dekorasi, saya dibantu suami,” tuturnya. (ita/rus)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.