Bisnis

PRUCinta, Warisan Cinta Nasabah Terhadap Orang Terkasih


BKM/CHAIRIL INDRA LAUNCHING -- Ari Purnomo, Head of Sharia Business Prudential Indonesia dan Suhartini Munadi, Product Marketing & Implementation Prudential Indonesia saat melaunching produk PRUCinta di Makassar, kemarin.

MAKASSAR, BKM — Inovasi produk terus dilakukan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia). Pada awal 2020 lalu, Prudential menghadirkan produk asuran kesehatan PRUTop atau PRUTotal Critical Protection.
Pada Kamis kemarin (12/3), Prudential Indonesia kembali menghadirkan produk asuran jiwa syariah, PRUCinta. PRUCinta ini untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia dalam mengelola kesejahteraan mereka.
PRUCinta ini menghadirkan sejumlah keunggulan, seperti santunan meninggal yang lebih optimal. Kehadiran PRUCinta menegaskan komitmen kuat Prudential Indonesia selama hampir 25 tahun dalam mendengarkan, memahami, dan mewujudkan berbagai kebutuhan perlindungan nasabah dan masyarakat Indonesia, baik yang berbasis konvensional maupun syariah.

Demikian disampaikan Ari Purnomo, Head of Sharia Business Prudential Indonesia, sesaat sebelum melaunching PRUCinta ini di Makassar, kemarin, Dikatakan, unit usaha Syariah Prudential Indonesia telah mengembangkan berbagai macam solusi perlindungan dan terus menjadi pemimpin pasar asuransi jiwa syariah sejak diluncurkan pertama kali pada 2007.
Seiring waktu, tren permintaan atas produk keuangan berbasis syariah terus meningkat. Karena itu, Prudential Indonesia memperluas portofolio perlindungan berbasis syariah untuk semua (sharia for all) dengan menghadirkan PRUCinta. Solusi terbaru ini adalah bentuk warisan cinta nasabah terhadap orang-orang terkasih karena hanya cinta yang dapat hidup selamanya.

”Di tengah berbagai ketidakpastian dan masih rendahnya indeks literasi dan inklusi asuransi syariah, Prudential Indonesia mengembangkan PRUCinta sebagai solusi yang simpel, mudah dipahami, terjangkau, dan sangat relevan untuk melengkapi kebutuhan keluarga akan asuransi tradisional berbasis syariah dengan berbagai manfaat yang menarik,” tambah Ari.
Ari mengatakan, asuransi jiwa merupakan instrumen investasi penting untuk mengantisipasi risiko meninggalnya sumber pendapatan utama keluarga yang dapat terjadi kapan saja serta dapat memengaruhi kesejahteraan keluarga.
”Pernahkah kita berpikir apa yang akan diwariskan kepada anak dan isteri ketika sewaktu-waktu kita meninggal dunia karena suatu sebab. Karenanya, PRUCinta hadir sebagai solusi pendapatan ketika sumber pendapatan utama keluarga meninggal dunia,” kata Ari.
Suhartini Munadi, Product Marketing & Implementation Prudential Indonesia, memaparkan, berbagai pakar finansial menyarankan, tiap keluarga perlu menyiapkan dana darurat untuk kondisi mendesak dan tak terduga, seperti meninggalnya sumber penghasilan utama.
Dana ini harus dengan mudah dicairkan dan mencakup minimal total pendapatan rumah tangga selama satu tahun. Demi melindungi ketahanan keuangan keluarga yang ditinggalkan, PRUCinta memberikan manfaat santunan meninggal dunia dari Dana Tabarru yang lebih optimal selama 20 tahun dengan pembayaran kontribusi selama 10 tahun.
PRUCinta juga menawarkan manfaat jatuh tempo berupa nilai tunai dari Dana Nilai Tunai yang dimaksimalkan setara 100 persen kontribusi yang telah dibayarkan jika tidak ada klaim selama masa kepesertaan.
Selain itu, tambah Suhartini, untuk memberikan ketenangan pikiran, PRUCinta juga memberikan manfaat 3x santunan asuransi meninggal akibat kecelakaan serta 4x santunan asuransi meninggal, dari Dana Tabarru dan sesuai ketentuan polis, jika insiden tersebut terjadi dalam periode enam minggu sejak tanggal 1 Ramadan yang ditetapkan oleh pemerintah.
”Sebagai produk asuransi jiwa dwiguna berbasis syariah pertama di industri, PRUCinta merupakan perwujudan aspirasi kami untuk menjadi kontributor terkemuka di industri ekonomi syariah Indonesia, dan yang tidak kalah penting, menjadikan Indonesia lebih sehat serta menyediakan asuransi jiwa untuk seluruh,” tutup Ari. (mir)

Komentar Anda



Channel


Comments
To Top
.